Baca dalam 3 menit

Alasan Sanksi Bagi Penolak Vaksin

Waktu Publish : 14 Feb 2021, 13:35 WIB
Sumber : SindoNews
SHARE ARTIKEL

Sanksi bagi penolak vaksin - Image from Berbagi sumber

Bolong.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan alasan adanya pemberlakuan sanksi bagi sasaran vaksin yang menolak divaksinasi. Dia mengatakan bahwa vaksinasi adalah upaya pengendalian pandemi Covid-19, untuk mencapai kekebalan komunal harus mencapai jumlah tertentu.

"Alasannya adalah Covid ini adalah pandemi. Salah satu cara pengendaliannya adalah dengan vaksinasi untuk menimbulkan herd immunity yang merupakan perlindungan kolektif. Untuk mencapai herd immunity itu diperlukan jumlah yang cukup dari anggota masyarakat divaksinasi," katanya, Minggu (14/2/2021).

Ditanya apakah pemberlakuan ini karena ada masyarakat yang menolak divaksin, Wiku mengaku belum dapat memastikannya. "Saya belum update dengan survei terkini," ujarnya.

Namun, dia memastikan bahwa pemerintah tetap akan menyosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19. "Pemerintah selalu menggencarkan vaksinasi karena itu kebijakan penting untuk melindungi rakyat Indonesia," tuturnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.14/2021 tentang Perubahan atas Perpres No.99/2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. (*)

Terkait

technology

Cerita Zhu Aobing, Relawan Uji Coba Vaksin COVID-19

  • Edwin Adriaansz
  • 23 Mar 2020

health

Komite Pengarahan Pusat Mempercepat Vaksin COVID-19, Teknolo...

  • Olivia Dian
  • 02 Apr 2020

technology

Empat Relawan Uji Klinis Fase I Vaksin COVID 19 Telah Pulang...

  • Nabila Caya
  • 02 Apr 2020

health

Dapatkah COVID 19 Dicegah Tanpa Vaksin?

  • Nabila Caya
  • 03 Apr 2020

health

Akankah Semua Orang Mendapatkan Vaksin COVID-19? Begini Jawa...

  • Olivia Dian
  • 06 Apr 2020

news

Vaksin COVID-19 Mulai Digunakan Pada Bulan April 2020!

  • Aisyah Hidayatullah
  • 09 Apr 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong