Ilustrasi Kantor JD Cloud - Image from aiiaw.com
Bolong.id - Baru-baru ini, organisasi penelitian otoritatif internasional Gartner merilis data pelacakan pasar IaaS Global Cloud Computing pada tahun 2020. Data tersebut menunjukkan bahwa pasar IaaS Global Cloud Computing naik menjadi 64,286 miliar dolar AS pada tahun 2020 dan mengalami peningkatan dari tahun-ke-tahun sebesar 40,7%. Diantara pasar Cloud computing lainnya, pangsa pasar IaaS JD Cloud menempati peringkat kelima di Tiongkok.
Dilansir dari Huanqiu pada Rabu (28/4/2021), Gao Liqiang, Wakil Presiden JD Group dan Presiden JD Cloud Business Group of JD Technology, mengatakan, "JD Cloud adalah salah satu dari lima vendor Cloud IaaS teratas di Tiongkok. Ini adalah pengakuan penuh organisasi pihak ketiga atas kemampuan teknologi dan layanan JD Cloud. Kedepannya, kami akan menggunakan akumulasi dan praktik industri rantai pasokan Jingdong (JD), terus memperkuat penelitian dan pengembangan teknologi, memperkaya produk dan solusi digital, menyediakan layanan cloud computing yang lebih andal kepada pelanggan, memberikan layanan penuh dan memanfaatkan keunggulan JD Cloud yang paling paham akan industri, dan melayani digitalisasi industri."
Menurut laporan, sebagai salah satu Platform Cloud, JD Cloud memiliki cluster docker terbesar di dunia dan cluster kubernetes (aplikasi cluster management open source) terbesar di dunia, mendukung triliunan transaksi e-commerce, bahkan mencapai 100% dari festival belanja 618 JD, dan memiliki akses cloud penuh untuk JD logistic dan JD Health. Setelah mengalami uji triliunan traffic peak seperti JD 618, 11.11 dan Spring Gala Festival. JD cloud melayani sejumlah video, media, edukasi online, game dan layanan pelanggan lainnya dengan ketersediaan tertinggi sebesar 99,995%.
Saat ini, JD Cloud telah menyediakan solusi digital untuk lebih dari 1.300 perusahaan besar dan lebih dari 1,2 juta perusahaan kecil, menengah, dan mikro. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement