Baca dalam 3 menit

Demi Bertahan Hidup, Seniman Opera Peking Berjuang di Tengah Pandemi

Waktu Publish : 15 Jul 2020, 17:04 WIB
SHARE ARTIKEL

Opera Peking - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Beijing, Bolong.id - Selama pandemi COVID-19, banyak sektor terkena dampaknya. Salah satu yang paling terpukul adalah seni pertunjukan. Banyak pertunjukan telah dibatalkan selama beberapa bulan terakhir. Beberapa genre, seperti Opera Peking, sudah berjuang bahkan sebelum pandemi dan penutupannya merupakan pukulan pahit. Namun beberapa seniman tidak menyerah.

Meskipun tidak ada audien yang menonton pertunjukan secara langsung, seniman Opera Peking Liu Zhen masih siap untuk menyelenggarakan pertunjukan. Menyanyikan adegan klasik dari Farewell My Concubiner, Liu membagikan hasratnya mengenai bentuk seni di media sosial yang telah menjadi rutinitasnya sehari-hari sejak teater ditutup. Awalnya, saat musim liburan Festival Musim Seni adalah waktu tersibuk Liu dan grup teaternya. Tetapi karena pandemi, banyak agendanya yang dibatalkan. Liu merasa lamanya pandemi mereda seperti istirahat tanpa akhir. Ia berpikir bagaimana untuk bertahan hidup di tengah ketidakpastian keadaan.

Liu dilatih secara profesional di Akademi Nasional Seni Teater Tiongkok (中国戏曲学院) sebagai peran Jing atau Peran Laki-Laki Lukis Wajah. Saat ini, dia menjalankan grup Opera Peking sendiri. Selain tampil di berbagai acara, grup ini juga menawarkan berbagai kelas Opera Peking untuk anak-anak dan orang dewasa. Dia mengaku bahwa mengajar Opera Peking secara daring tidaklah mudah, namun cukup mempersingkat jarak antara teater tradisional dan pemirsa muda.

Siswa belajar Opera Peking di Studio Liu Zhen - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Liu menuturkan seperti banyaknya opera rakyat di Tiongkok, Opera Peking adalah keseluruhan model pembelajaran master. Yang terbaik bagi seorang guru adalah mengajar siswa secara pribadi dan aktif. Sedangkan mengambil seluruh proses pendidikan secara daring tentu sulit.

"Tetapi untuk bertahan, kami telah memutuskan untuk membuat video pendek di TikTok dengan mengurai konsep Opera Peking menjadi beberapa bagian, seperti menjelaskan gerakan tertentu atau adegan tertentu dari repertoar klasik. Meski tidak sistematis, tetapi kami percaya ini membantu menarik lebih banyak orang ke bentuk seni klasik ini,” ujar Liu.

Belum jelas kapan pandemi global akan mereda atau bagaimana krisis akan membentuk masa depan dunia, namun Liu percaya bahwa para seniman masih akan memiliki peran besar untuk dipertunjukkan. Selama 21 tahun bergelut di bidang Opera Peking, Liu melihat dirinya sebagai penerjemah bentuk seni. Banyak orang mungkin berpikir Opera Peking terlalu sulit dipahami dan Liu hanya ingin menggunakan keahliannya untuk membantu orang menemukan keindahan pada Opera Peking tersebut. (*)


Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong