Baca dalam 3 menit

WHO: 120 Juta Orang Negara Miskin Dapat Rapid Tes COVID-19, Harga Rp74,5 Ribu

Waktu Publish : 29 Sep 2020, 10:20 WIB
SHARE ARTIKEL

Tedros Adhanom, Dirjen WHO - Image from VoA

Jenewa, Bolong.id - Sekitar 120 juta tes diagnostik cepat (Rapid Diagnostic Tests; RDTs) COVID-19 akan tersedia untuk negara-negara miskin dan menengah dengan harga maksimal USD 5 (sekitar Rp74,5 ribu) per unit, ujar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (28/9/20).

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan produsen Abbott dan SD Biosensor, bersama Yayasan Bill & Melinda Gates telah sepakat untuk "menyediakan 120 juta tes diagnostik cepat COVID-19 yang baru, sangat portabel dan mudah digunakan selama enam bulan".

Dia mengatakan pada konferensi pers di Jenewa bahwa tes saat ini masing-masing dihargai maksimal USD 5 (Rp74,5 ribu) tetapi ke depannya diharapkan menjadi lebih murah.

Jika harga itu dibandingkan yang berlaku di Jakarta sekarang, tidak beda jauh. Harga rapid tes sekarang sekitar Rp 115 ribu.

"Ini akan dapat memperluas pengujian, terutama di daerah yang sulit dijangkau yang tidak memiliki fasilitas laboratorium atau tenaga medis yang cukup terlatih untuk melakukan tes," kata Tedros.

“Hal ini penting untuk kapasitas pengujian dan sangat penting untuk daerah dengan transmisi tinggi,” seperti dilansir dari CGTN. (*)

Banner Kanan
Logo follow bolong