Lama Baca 2 Menit

Musisi Independen di China Berkembang Pesat

10 November 2020, 09:53 WIB

Musisi Independen di China Berkembang Pesat-Image-1

Salah satu musisi indie China - Image from SCMP

Beijing, Bolong.id - Platform musik Tiongkok, NetEase Cloud Music merilis laporan bahwa musisi indie (independen) Tiongkok berkembang pesat. Platform online memberikan kesempatan berkembang.

Laporan yang diterbitkan pada Jumat (6/11/20) mengatakan bahwa dibandingkan dengan 2017, lebih dari 40 persen musisi indie di Tiongkok menikmati pertumbuhan pendapatan yang nyata pada tahun 2020.

Pendapatan total musisi yang berpartisipasi dalam Project Cloud Ladder NetEase, sebuah inisiatif untuk mendorong musisi indie menciptakan musik yang lebih baik, lebih dari CNY 100 juta (USD 15.200.000 atau Rp215,4 miliar) dalam 10 bulan pertama tahun 2020.

Perlindungan hak cipta musik yang diperkuat di Tiongkok adalah alasan penting di balik peningkatan pendapatan ini.

"Semakin banyak musisi yang memperoleh penghasilan dari karya ber-hak cipta, seperti pembuatan lirik dan musik secara live. Platform musik juga mendukung musisi indie dan memberi mereka kesempatan untuk memamerkan karya mereka," Fan Zhihui, Analis Industri Musik yang berbasis di Beijing , kepada Global Times pada Senin (9/11/20).

Dua kelompok minoritas di industri musik Tiongkok, musisi wanita dan musisi yang tinggal di kota-kota kecil dan daerah terpencil, juga sedang bangkit.

Menurut laporan tersebut, wanita saat ini menyumbang 26 persen dari total musisi indie wanita, naik dari 14 persen pada tahun 2016, sementara musisi yang tinggal di kota-kota lapis ketiga atau daerah terpencil di Tiongkok mencapai hampir setengahnya.

Dilansir dari Global Times, munculnya dua kelompok minoritas di kalangan musisi ini bisa dikaitkan dengan internet. (*)