Baca dalam 3 menit

Konser Musik Tiongkok-Prancis, Tanda Solidaritas Untuk Lawan COVID-19 Bersama!

Waktu Publish : 22 Jun 2020, 21:07 WIB
SHARE ARTIKEL

konser musik virtual - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Beijing, Bolong.id - Festival musik tahunan di pertengahan musim panas tahun ini dilaksanakan secara virtual karena adanya wabah COVID-19. Lagu-lagu Tiongkok dan Prancis yang dipertunjukkan dengan alat musik Tiongkok yang disiarkan langsung pada hari Minggu 21 Juni 2020, melalui platform media sosial untuk menandai solidaritas dalam memerangi pandemi. Acara musik ini bertajuk "Poetic Fragrance from China: Konser Musik Tradisional Tiongkok," dibawakan oleh seniman asal Tiongkok dan dari luar negeri. Pada acara tersebut, para seniman juga mengirimkan doa berharap untuk kemenangan melawan COVID-19 dan berharap untuk keselamatan rakyat.

Tiongkok dan Prancis telah bekerja sama secara internasional dalam perang melawan COVID-19, saat membuka konser tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Prancis bernama Lu Shaye (卢沙野), mengatakan bahwa "Seperti ungkapan 'Unis nous vaincrons' (bersatu kita akan menang). Jika negara-negara di seluruh dunia bekerja sama, maka akan terbangun dunia yang lebih baik dan lebih indah." Mantan Perdana Menteri Prancis bernama Jean-Pierre Raffarin juga memberikan pidato dan memulainya dengan kata "xiexie" (dalam bahasa mandarin yang artinya terima kasih) kepada para seniman yang telah membantu membuat konser ini dan kepada teman-teman yang telah membantu menjaga hubungan secara budaya antara Tiongkok dan Prancis.

Jean-Pierre Raffarin juga mengatakan bahwa COVID-19 telah membahayakan kesehatan manusia dan memaksa manusia untuk menjauhkan diri dari sesamanya bahkan mengurung diri sendiri. Namun demikian, tantangan global ini hanya dapat ditaklukkan melalui kerja sama, seni memainkan peran penting dalam mempromosikan semangat kerja sama dalam pembangunan global. Selama konser, banyak lagu-lagu Tiongkok yang dimainkan, serta lagu-lagu klasik Prancis seperti La Vie en Rose dan Les Champs-Elysees. Acara ini diselenggarakan bersama Pusat Kebudayaan Tiongkok di Paris, China National Opera & Dance Drama Theater, dan seniman Tiongkok di Prancis.

Ketika kota Wuhan, Tiongkok dilanda wabah COVID-19, tokoh budaya terkenal di Prancis menunjukkan dukungannya terhadap perjuangan Tiongkok melawan pandemi. Sebanyak 40 seniman melakukan pertunjukan teater dengan bernyanyi bersama, para pemain klub sepak bola Paris Saint-Germain pun sempat terlihat menunjukkan dukungan dengan mengenakan kaos "Be strong, China". Ketika Prancis melaporkan meningkatnya kasus COVID-19, pihak Tiongkok juga memberikan bantuan dalam mengirimkan pasokan atau peralatan medis ke Prancis.

Terkait

news

Konser Musik Tiongkok-Prancis, Tanda Solidaritas Untuk Lawan...

  • Oki
  • 22 Jun 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong