Baca dalam 3 menit

Kim Jong-Un Tolak Impor Masker dari China, Ternyata Begini Ceritanya...

Waktu Publish : 20 Sep 2020, 16:09 WIB
SHARE ARTIKEL

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Pyongyang, Bolong.id - Pandemi COVID-19 masih terus menghantui seluruh warga di seluruh dunia. Alat perlindungan diri menjadi komoditas yang paling dicari dan dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat global. Akan tetapi, secara mengejutkan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menolak kiriman masker dari Tiongkok.

Kim Jong-un mencurigai masker-masker tersebut dibuat di Korea Selatan, sehingga masker tersebut ilegal untuk digunakan di Korea Utara. Hukum di Korea Utara memang menerapkan segala jenis barang yang dibuat di Korea Selatan atau negara Barat lainnya adalah barang ilegal.

Seorang pedagang dari Tiongkok yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa masker tersebut disimpan di sebuah gudang di Korea Utara selama sebulan, sebelum akhirnya dikirimkan kembali ke Tiongkok.

“Pedagang Tiongkok menerima perintah dari perusahaan Korea Utara untuk mengirim masker berkualitas tinggi, meski sedikit lebih mahal. Oleh sebab itu dikirimlah 15.000 masker KF94, yang memiliki kualitas tinggi bahkan di Korea Selatan sekalipun,” ujarnya, dikutip dari Express, Minggu (20/9/2020).

“Anehnya, masker itu malah dikembalikan. Alasan perusahaan Korea Utara menolaknya adalah karena kecurigaan masker tersebut tidak berasal dari Tiongkok,” tambah mereka.

Penyelundupan barang dari Korea Selatan ke Korea Utara sebelumnya memang biasa terjadi. Biasanya, para pedagang berusaha menyembunyikan fakta bahwa barang tersebut berasal dari Korea Selatan dan mengatakan bahwa itu merupakan produk buatan Tiongkok. Sepertinya, hal itulah yang membuat pihak Korea Utara ragu jika ribuan masker tersebut benar-benar berasal dari Tiongkok.

“Tidak ada label atau logo yang menandakan mereka berasal dari Korea Selatan. Tetapi, pihak Korea Utara menuduh mereka sebagai buatan Korea Selatan karena bentuk dan kualitas yang berbeda dari masker Tiongkok,” ujarnya.

Di sisi lain, pedagang itu pun mengakui bahwa masker yang dikirim benar-benar buatan Korea Selatan. Menurutnya, hal itu dilakukan karena permintaan pihak Korea Utara yang menginginkan kualitas masker terbaik, meski dengan harga mahal. (*)

Terkait

culture

Suasana Ramadhan di Beijing versi Mahasiswi Indonesia

  • Djono W. Oesman
  • 12 May 2021

health

WHO: Mutasi Virus Corona India Menyebar ke 44 Negara

  • Lupita
  • 12 May 2021

lifestyle

Aneka Makanan Halal Populer di China

  • Lupita
  • 12 May 2021

culture

Kompetisi Internasional Video Pendek tentang China

  • Lupita
  • 12 May 2021

news

Kuantitas Kejahatan di Hong Kong Turun 10 Persen di Triwulan...

  • Lupita
  • 12 May 2021

culture

Tradisi Muqam Asal Xinjiang, Memainkan Alat Musik Sambut Bul...

  • Lupita
  • 12 May 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong