Yoshihide Suga Jadi Ketua Partai, Bakal Calon PM Jepang Selanjutnya?

logo clock 3 Menit logo clock 14-09-2020, 16:37

Yoshihide Suga - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Tokyo, Bolong.id - Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pembantu setia mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, menang telak dalam pemilihan kepemimpinan partai yang berkuasa di Jepang pada Senin (14/9/2020), membuka jalan baginya untuk menggantikan Abe sebagai Perdana Menteri Jepang minggu ini.

Suga, 71 tahun, yang mengatakan dia akan mengejar kebijakan ekonomi dan luar negeri utama Abe, memenangkan 377 suara dari 534 suara yang diberikan dalam pemilihan Partai Demokrat Liberal (PDL) Jepang oleh anggota parlemen partai dan perwakilannya. Sementara saingannya, Shigeru Ishiba, mantan menteri pertahanan Jepang, memenangkan 68 suara dan mantan menteri luar negeri Fumio Kishida mendapat 89 suara, dilansir dari laman Reuters, Senin (14/9/2020).

Dia akan menjalani masa jabatan Abe sebagai pemimpin partai hingga September 2021 mendatang. Suga hampir pasti akan terpilih sebagai perdana menteri dalam pemungutan suara parlemen pada hari Rabu (16/9/2020) mendatang karena mayoritas anggota PDL berada di dewan parlemen. 

Suga berterima kasih kepada Abe dan berjanji untuk terus maju dengan reformasi. Abe, perdana menteri terlama di Jepang, mengatakan bulan lalu bahwa dia akan mengundurkan diri karena kesehatannya yang buruk, mengakhiri hampir delapan tahun masa jabatannya.

“Saya lahir sebagai anak tertua dari seorang petani di Akita,” kata Suga. “Tanpa pengetahuan atau hubungan darah, saya terjun ke dunia politik, mulai dari nol... dan telah mampu menjadi pemimpin PDL, dengan semua tradisi dan sejarahnya.”

"Saya akan mengabdikan diri saya bekerja untuk Jepang dan warganya," tambahnya.

Suga juga mengatakan dia akan melanjutkan strategi khas Abe "Abenomics" dari kebijakan moneter hyper-easy, pengeluaran pemerintah dan reformasi sambil mengatasi masalah COVID-19 dan ekonomi yang merosot, dan menghadapi masalah jangka panjang seperti populasi lansia Jepang dan tingkat kelahiran rendah. (*)

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Nurul Diah

Terkait

China Amandemen UU Bendera Nasional

 

logo clock 19-10-2020, 14:38
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kedutaan Besar China Tentang Wawancara Media India Ini

 

logo clock 19-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Lindungi Anak di Bawah Umur di Dunia Maya, China Revisi Undang-Undang

 

logo clock 19-10-2020, 11:59
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China Desak Jepang Refleksikan Kesalahan Agresi di Masa Lalu

 

logo clock 19-10-2020, 11:57
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pembukaan ASEAN-China Young Leaders Scholarship (ACYLS) 2020 Bakal Digelar Online

 

logo clock 19-10-2020, 04:31
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral