Perusahaan China Bakal Uji Coba Pengobatan COVID-19 Ini di AS

logo clock 3 Menit logo clock 10-10-2020, 06:01

Perusahaan China Bakal Uji Coba Pengobatan COVID-19 Ini di AS - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Tiongkok mengatakan pada hari Kamis (8/10/2020) bahwa pengobatan antibodi eksperimental untuk COVID-19 yang sedang dikembangkan oleh perusahaannya telah disetujui untuk pengujian terhadap manusia di Amerika Serikat (AS), dan uji coba diharapkan akan segera dimulai.

Beberapa pembuat obat sedang menguji perawatan antibodi untuk COVID-19 demi membantu sistem kekebalan pasien melawan virus yang telah menyebabkan tewasnya lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia. Sementara itu, pakar kesehatan mengatakan perawatan antibodi semacam itu dapat digunakan sebagai jembatan sampai vaksin tersedia secara luas, dilansir dari Reuters, Jumat (9/10/2020). 

Fosun mengatakan unitnya, Hengenix Biotech Inc, berencana untuk memulai uji klinis tahap awal di Amerika Serikat dalam waktu dekat setelah kondisi siap. HLX70 buatan Hengenix, pengobatan antibodi penawar monoklonal, telah memperoleh persetujuan uji klinis dari Administrasi Makanan dan Obat atau Food and Drug Administration (FDA) AS untuk mengobati COVID-19 dan sindrom gangguan pernapasan akut, atau kegagalan beberapa organ yang disebabkan oleh virus. Informasi ini diungkapkan oleh anak perusahaan Fosun, Shanghai Henlius Biotech pada awal pekan ini. Fosun mengatakan telah menginvestasikan sekitar 15,2 juta yuan (sekitar Rp33,3 miliar) dalam penelitian dan pengembangan HLX70 per Agustus 2020. 

Sejauh ini, belum ada perawatan antibodi untuk COVID-19 yang telah menerima otorisasi penggunaan darurat di Amerika Serikat untuk mempercepat penggunaannya melalui proses peraturan. Namun, Regeneron Pharmaceuticals Inc mengatakan pada hari Rabu (7/10/2020) bahwa pihaknya telah mengajukan permintaan penggunaan darurat untuk kombinasi antibodinya yang diberikan kepada Presiden AS Donald Trump dalam pengobatannya.

Perusahaan asal AS, Eli Lilly, juga mengatakan pada hari Rabu (7/10/2020) bahwa pihaknya telah mengajukan ijin penggunaan darurat untuk pengobatan antibodi COVID-19 eksperimental dan berencana untuk mengejar persetujuan serupa demi terapi antibodi ganda pada bulan depan.

Fosun bergabung dengan pengembang Tiongkok lainnya dalam perlombaan antibodi yang meliputi I-MAB dan Shanghai Junshi Biosciences. I-MAB telah diizinkan oleh FDA AS untuk menjalankan uji klinis pengobatan antibodi TJM2 demi mengobati Sindrom Pelepasan Sitokin yang terkait dengan COVID-19 parah, sementara JS016, pengobatan antibodi potensial yang dikembangkan oleh Shanghai Junshi dan dilisensikan kepada Eli Lilly, juga sedang diuji di Amerika Serikat. (*)

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Edwin Adriaansz

Terkait

Nekat Makan Mie Jagung Berusia Setahun, Sekeluarga Tewas Keracunan

 

logo clock 20-10-2020, 13:19
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Hari Osteoporosis Sedunia: Sayangi Tulang Anda

 

logo clock 20-10-2020, 09:52
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Riset: COVID-19 Menempel di Kulit Manusia Selama 9 Jam!

 

logo clock 20-10-2020, 06:04
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China Laporkan Tidak Ada Kasus COVID-19 Lokal yang Baru

 

logo clock 19-10-2020, 11:10
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Wow! COVID-19 Hidup di Kemasan Makanan Beku di Qingdao?

 

logo clock 19-10-2020, 04:30
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral