Baca dalam 3 menit

Amerika Perpanjang Penjualan Aplikasi TikTok

Waktu Publish : 27 Nov 2020, 14:03 WIB
SHARE ARTIKEL

Amerika Perpanjang Penjualan Aplikasi TikTok - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Washington, Bolong.id - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (25/11/2020) mengatakan, telah memberikan perpanjangan selama tujuh hari kepada ByteDance untuk menjual bisnis TikTok di AS.

Komite Investasi Asing di AS (CFIUS) telah memberikan ByteDance perpanjangan satu minggu, dimulai dari 27 November 2020 hingga 4 Desember 2020. Hal ini bertujuan memberikan waktu untuk meninjau pengajuan yang direvisi baru-baru ini di komite, dilansir dari CGTN, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya, aplikasi berbagi video pendek tersebut mengajukan petisi pada 10 November lalu untuk menantang perintah administrasi Trump dari tenggat waktu 12 November. Mereka mengatakan tidak ada umpan balik substantif yang telah diterima sejak perusahaan menawarkan solusi rinci kepada CFIUS dalam hampir dua bulan.

ByteDance juga telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan AS, Oracle and Walmart, pada September lalu untuk mendirikan entitas baru, TikTok Global. TikTok menyatakan bahwa Oracle and Walmart dapat mengambil hingga 20 persen dari saham aplikasi tersebut, sementara ByteDance memiliki 80 persen saham. Namun, kesepakatan itu belum selesai karena Trump menuntut kontrol total AS atas entitas tersebut.

Penjualan TikTok sendiri telah dimulai pada bulan Agustus ketika Trump mengumumkan perintah eksekutif yang menetapkan tenggat waktu selama 45 hari, namun terus diperpanjang.

Terkait

news

Lebih dari 177,74 Juta Kasus COVID-19 Dikonfirmasi di Seluru...

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

news

Rusia Pertimbangkan untuk Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa de...

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

news

Penelitian Tentang Radiasi Luar Angkasa untuk Lindungi Keseh...

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

news

Sebuah Kapal Nelayan Terbakar dan Meledak di Pelabuhan Perik...

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

news

Panda Raksasa Tuantuan Debut di Bandara Tianfu, China

  • Nurul Diah
  • 18 Jun 2021

news

Tepis Isu Negatif, Tiongkok Ajukan RUU Sanksi Asing

  • Esy Gracia
  • 18 Jun 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong