Lama Baca 4 Menit

Ternyata Makanan juga Berdampak pada Kualitas Tidur, Lho!

17 July 2020, 21:25 WIB

Ternyata Makanan juga Berdampak pada Kualitas Tidur, Lho!-Image-1

Ilustrasi Makanan Bergizi - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Tiongkok, Bolong.id – Dilansir Sina News, jangan salah, makanan yang Anda konsumsi ternyata juga mempengaruhi kualitas tidur Anda, lho! Yuk, simak berita berikut ini!

1. Waktu Makan juga Pengaruhi Kualitas Tidur

Jika ada yang mengatakan makan banyak bisa membuat orang mengantuk, maka tampaknya logis untuk makan malam dengan porsi besar. Namun kenyataannya makan banyak di malam hari akan membebani sistem Qinghua (清化 - detoksifikasi), yang akan mempengaruhi tidur anda, dan dapat menyebabkan insomnia. 

Jadi jangan makan terlalu banyak atau berminyak sebelum tidur. Lebih baik  makan lebih banyak sarapan, makan siang dengan porsi sedang, makan malam dengan porsi lebih sedikit, dan tidak makan terlalu berminyak sebelum tidur (pola makan semacam itu juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, karena penelitian terbaru menunjukkan bahwa tubuh dapat mengkonsumsi lebih banyak kalori di pagi hari ).

Ternyata Makanan juga Berdampak pada Kualitas Tidur, Lho!-Image-2

Sereal, Mengandung Protein Tinggi - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Karena itu pastikan mengonsumsi makanan yang mengandung protein, seperti ikan, ayam atau protein non-daging, seperti selai kacang, sereal, kacang-kacangan atau tahu.  Protein dapat membantu Anda menahan lapar malam hari. 

Ternyata Makanan juga Berdampak pada Kualitas Tidur, Lho!-Image-3

Selai Kacang, Mengandung Protein Tinggi - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Beberapa panduan ahli gizi lebih tepat: jika Anda sulit tidur, Anda harus makan malam yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak dalam waktu 4 jam sebelum tidur, dan makan camilan yang mengandung karbohidrat gandum 2 jam sebelum tidur.  Jika Anda sering terbangun di tengah malam, ahli gizi merekomendasikan makan malam 2 jam sebelum tidur dan ngemil sebelum tidur. 

2. Apa yang Tidak Boleh Dimakan

Usahakan untuk menghindari camilan yang bisa menyebabkan masalah pencernaan atau mulas, seperti makanan berlemak, makanan beraroma bawang putih, atau makanan pedas.  Perut kembung akan mempengaruhi tidur, maka dari itu jangan makan kacang, mentimun atau makanan lain yang dapat menyebabkan perut kembung.

Ternyata Makanan juga Berdampak pada Kualitas Tidur, Lho!-Image-4

Mengonsumsi Makanan Pedas Sebabkan Perut Kembung - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Banyak orang sensitif terhadap MSG. MSG dapat menyebabkan banyak gejala, termasuk insomnia.  Jika Anda mengalami insomnia di malam hari setelah makan makanan yang mengandung MSG di siang hari, maka MSG mungkin yang menyebabkan insomnia Anda.

3. Jika Sedang Diet

Orang yang kehilangan berat badan mungkin memiliki kualitas tidur yang buruk dan sering terbangun di tengah malam. Maka dari itu, orang yang sedang diet mungkin perlu makan camilan rendah kalori sebelum tidur untuk mencegah terbangun di malam hari.

Terkadang fungsi tiroid dapat memengaruhi berat badan dan kualitas tidur. Hipertiroidisme dikaitkan dengan penurunan berat badan, tidur pendek, dan tidur berlebihan.  Hipotiroidisme juga dapat menyebabkan penambahan berat badan dan peningkatan waktu tidur.

4. Alergi Makanan Sebabkan Insomnia

Alergi makanan juga bisa menyebabkan insomnia.  Alergi makanan berbeda dengan alergi pernapasan yang memiliki gejala seperti bersin, ataupun mata gatal. Alergi makanan relatif tersembunyi dan tidak disadari, bahkan bisa sebabkan insomnia.

Pada bayi, alergi makanan dapat menyebabkan kolik atau terbangun dan menangis di tengah malam, sedangkan alergi makanan pada orang dewasa dapat menyebabkan kesulitan tidur atau sering terbangun di tengah malam. (*)