Baca dalam 4 menit

WN Hong Kong Pemegang Paspor BNO Bisa Jadi WN Inggris

Waktu Publish : 06 Jul 2020, 15:58 WIB
SHARE ARTIKEL

Paspor BNO - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.


London, Bolong.id – Inggris baru-baru ini mengumumkan bahwa penduduk Hong Kong pemegang paspor British National Overseas (BNO) dapat datang ke Inggris dan minta jadi warga negara Inggris, setelah periode lima tahun, Namun rencana ini langsung ditolak Beijing.

Melansir CGTN News, pengumuman itu muncul setelah Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong mulai berlaku pada Selasa (30/6/20) lalu. Sementara itu, beberapa laporan media menyatakan pemerintah Hong Kong berencana untuk memaksa penduduknya agar melepaskan paspor BNO mereka. Lalu, apa sebenarnya paspor BNO itu?

Paspor BNO pada dasarnya adalah dokumen perjalanan tanpa hak kewarganegaraan. Paspor ini dikeluarkan untuk orang-orang di Hong Kong oleh Inggris sebelum Hong Kong kembali ke pemerintahan Tiongkok pada tahun 1997.

Dengan adanya paspor ini, memungkinkan pemiliknya untuk mengunjungi Inggris dengan bebas visa selama enam bulan, tetapi mereka tidak memiliki hak tinggal dan tidak dapat bekerja di negara tersebut, juga tidak memiliki akses dana publik, seperti tunjangan pemerintah.

Saat ini, ada sekitar 300.000 pemegang paspor BNO di Hong Kong dan masih ada 2,5 hingga 2,7 juta orang lagi yang memenuhi syarat untuk mengajukan pembuatan paspor ini.

Paspor BNO - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Inggris mengatakan akan memperluas akses bebas visa dari pemegang paspor BNO Hong Kong dari enam bulan menjadi lima tahun dan memberi mereka hak untuk bekerja dan belajar di Inggris selama periode itu.

Mereka kemudian akan dapat mengajukan status menetap dan mencari kewarganegaraan Inggris resmi setelah satu tahun. Perubahan ini akan berpotensi memengaruhi 3 juta penduduk Hong Kong.

Paspor Hong Kong dan Paspor BNO - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Terkait hal ini, seorang jubir Kedutaan Besar Tiongkok di Inggris dengan tegas menentang tawaran Inggris untuk memberikan lebih banyak hak istimewa bagi penduduk Hong Kong yang memegang paspor BNO, dan Tiongkok berhak untuk mengambil tindakan yang sesuai.

Sebelumnya, dalam memorandum yang dipertukarkan antara Tiongkok dan Inggris mengenai paspor BNO, pihak Inggris menyatakan tidak akan memberikan hak tinggal kepada penduduk Hong Kong yang memegang paspor BNO.

Oleh karena itu, jubir tersebut menekankan bahwa Inggris telah melanggar posisinya sendiri dan melanggar janji hukum internasional. Ia pun juga mendesak Inggris untuk melihat secara obyektif dan adil terkait Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong, menghormati posisi dan masalah Tiongkok, dan menahan diri dari campur tangan dalam urusan Hong Kong dalam bentuk apa pun. (*)

Terkait

news

Tindakan UE Batasi Ekspor ke HK adalah Langkah 'Salah'

  • Isna Fauziah
  • 29 Jul 2020

news

Selandia Baru Tangguhkan Perjanjian Ekstradisi dengan Hong K...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 29 Jul 2020

news

2 Pasien COVID-19 Meninggal, Hong Kong Larang Warga Makan di...

  • Yohana Intan
  • 28 Jul 2020

news

Kebijakan Karantina di Hong Kong Diperpanjang

  • Yohana Intan
  • 23 Jul 2020

news

Spesialis Medis Usulkan Lockdown di Hong Kong

  • Yohana Intan
  • 22 Jul 2020

health

Kasus COVID-19 Hong Kong Capai Rekor Tertinggi!

  • Della Shafira Putri
  • 22 Jul 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong