Baca dalam 3 menit

Diet Salad Jika Salah, Justru Bikin Gemuk

Waktu Publish : 23 Feb 2021, 12:00 WIB
Sumber : Sohu
SHARE ARTIKEL

Ilustrasi salad - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Setelah liburan Imlek, menurunkan berat badan telah menjadi prioritas utama bagi banyak orang. Salad sayur, salad buah, salad sereal yang disebut "makanan ringan" ini juga mulai dikonsumsi saat ini. Namun, mengonsumsi salad tidak langsung setara dengan diet sehat. Menurut sebuah laporan oleh situs kesehatan Amerika LiveStrong, ahli diet Laura Burak menunjukkan bahwa meskipun beberapa salad tidak hanya sangat bergizi, tetapi juga memiliki efek menurunkan berat badan, jika anda salah dalam pemilihan, Anda mungkin gagal. .

Jakarta, Bolong.id - Salad mengandung banyak sayuran. Yang bagi orang diet, bisa menguruskan badan. Tapi kalau salah, diet bisa gagal. Berikut ini tips dirangkum Bolong.id dari situs kesehatan Amerika, LiveStrong, oleh pakar diet, Laura Burak:

Kesalahan 1: Tidak ada protein yang ditambahkan

Banyak orang mungkin berpikir bahwa semakin sedikit bahan dalam salad, maka semakin baik. Ini  dapat mengurangi asupan kalori dan lebih kondusif untuk menurunkan berat badan. Namun nyatanya, mengurangi jumlah makanan juga bisa mengurangi asupan nutrisi dalam jumlah besar seperti protein. 

"Protein memperlambat pencernaan dan menstabilkan gula darah, jadi ketika salad kekurangan protein, Anda mungkin merasa tidak puas, dan kemudian makan lebih banyak pada hari itu," kata Burak. Dengan kata lain, jika salad tidak mengandung cukup protein, maka makan tidak akan lengkap.
Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition & Metabolism pada November 2014 menunjukkan bahwa diet tinggi protein tidak hanya dapat meningkatkan rasa kenyang, tetapi juga mengurangi kandungan lemak dan membantu menjaga otot. Oleh karena itu, Burak menyarankan agar makanan berprotein tinggi yang sehat seperti telur, dada ayam, kalkun, ikan, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, dll dapat ditambahkan ke dalam salad.

Ilustrasi - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Kesalahan 2: Memilih makanan berprotein yang salah

Meskipun protein merupakan bagian penting dari salad yang sehat, jenis protein juga memiliki pengaruh yang besar terhadap efek penurunan berat badan saat diet. Burak menuturkan, ada salad yang mengandung 1.000 kalori yang sebagian besar berasal dari gorengan makanan protein, daging, keju, dan lain-lain yang banyak mengandung lemak jenuh. Makan makanan dengan lemak jenuh yang tinggi tidak hanya akan memperbesaar lingkar pinggang Anda, tetapi juga meningkatkan kadar kolestrol Anda dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Untuk mencegah salad ringan ini menjadi "bom berkalori tinggi", protein tanpa lemak seperti ayam, udang, dan ikan harus dipilih. Selain itu, makanan nabati seperti tahu dan produk kedelai juga menjadi pilihan yang baik. Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam The BMJ pada tahun 2020 menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak protein nabati (dan lebih sedikit produk hewani) hidup lebih lama dan memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Kesalahan 3: Lupa menambahkan lemak sehat

Untuk menurunkan berat badan, Anda bisa mencoba menghindari makan makanan tinggi lemak dalam salad. Namun pada kenyataannya, lemak sehat seperti protein tanpa lemak, yang memperlambat pencernaan dan membuat anda kenyang adalah  kunci dari diet yang seimbang. Oleh karena itu, Burak menyarankan untuk menabahkan alpukat, saus salad yang mengandung minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dll. Tetapi perlu dicatat bahwa lemak sehat memiliki kalori lebih tinggi, jadi pastikan untuk mengontrol diet Anda dan menikmatinya dalam porsi sedang.

Ilustrasi salad - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Kesalahan 4: Tidak menambahkan cukup sayuran

Tujuan utama makan salad adalah memperbanyak asupan sayuran untuk mendapatkan lebih banyak nutrisi, antioksidan dan serat. Oleh karena itu, jika salad kekurangan sayuran dan sebagian besar terbuat dari makanan lain, efek yang dihasilkan salad akan kecil. Saat menyiapkan salad, gunakan sayuran mentah dan matang sebagai bahan utama. Semakin banyak sayuran kaya serat dalam salad, Anda akan semakin kenyang.

Kesalahan 5: Hanya makan selada untuk sayuran

Selada adalah sayuran umum dalam salad, tetapi tidak mengandung semua nutrisi dari sayuran hijau lainnya. Misalnya, sayuran berdaun gelap seperti kangkung tidak hanya mengandung lebih banyak antioksidan, serat, dan zat besi, tetapi juga memiliki tekstur yang lebih kenyal dan kencang, yang dapat menambah rasa kenyang. Jadi, ketika memilih untuk menambahkan sayuran, jika Anda hanya suka makan selada hijau muda, Anda dapat mencoba setengah porsi selada dan sayuran hijau tua untuk setengah porsi lainnya.

Kesalahan 6: Menambahkan banyak saus salad

Apakah Anda menuangkan banyak bumbu yang creamy, tinggi lemak, dan kaya kalori karena menurut Anda saladnya terlalu hambar? Lemak jenuh dalam saus tidak berkontribusi pada kesehatan atau penurunan berat badan. Untuk itu, Burak merekomendasikan memilih minyak zaitun dengan cuka, dan saus bumbu berbahan dasar alpukat, yang mengandung lemak yang menyehatkan jantung. Tidak hanya penuh keharuman, tapi juga rasa kenyang. Selain itu, lemak ini juga dapat membantu tubuh menyerap semua vitamin dan mineral dalam sayuran bergizi, termasuk vitamin A, D, E dan K. Saat menyantap salad di luar, sebaiknya jangan biarkan chef memasukkan bumbu, mintalah kemasan sendiri, agar Anda bisa mengontrol porsinya dengan lebih baik. Jumlah bumbu yang disarankan adalah 2 sendok makan.

Ilustrasi - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Kesalahan 7: Menambahkan banyak topping

Bagi sebagian orang, topping yang enak adalah bagian terbaik dari salad, dan variasi topping di toko salad bahkan lebih menggoda. Tapi Burak mengatakan bahwa bahan tambahan seperti tortilla, keju, roti goring potong dadu, manisan buah, dan potongan daging dapat mengimbangi tujuan kesehatan dan penurunan berat badan dari makan salad. Jika ingin salad memiliki tekstur yang renyah, tidak harus memilih roti goring potong dadu, tetapi Anda bisa memasukkan sedikit kacang-kacangan dan biji-bijian mentah yang baik untuk kesehatan jantung. Jika Anda suka sedikit rasa manis, Anda bisa menambahkan blueberry atau blackberry yang kaya antioksidan.

Kesalahan 8: Selalu beli salad siap makan

Salad siap makan memang lebih cepat dan mudah, tetapi mungkin mengandung bahan yang tidak sehat. "Kecuali jika Anda dapat melihat secara visual bahan-bahan salad di dalam kotak kemasan, Anda dapat melihat bahwa kebanyakan dari mereka adalah topping yang sehat, dan bumbunya juga dikemas secara terpisah, jika tidak, salad yang sudah jadi mungkin menjadi masalah," kata Burak.

Sama seperti koki yang membuat saus salad sebelumnya, Anda tidak dapat mengontrol topping yang mana dan seberapa banyak. Dengan kata lain, "Anda mungkin mengira memiliki makanan yang sehat, tetapi Anda hampir tidak tahu bahwa bacon, keju, bumbu, dll., Telah menambahkan 500 kalori untuk Anda."

Jadi jika memungkinkan, lebih baik pilih salad buatan sendiri.

Ilustasi - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Terkait

technology

Indahnya Kisah KFC dan Starbucks di Tiongkok yang Jadi Pelop...

  • Nabila Caya
  • 22 Apr 2020

health

Cuma Makan Buah dan Sayuran dan Puasa Rutin Bukannya Jadi Se...

  • Olivia Dian
  • 27 Apr 2020

health

Awas, Diet Tinggi Garam Ternyata Dapat Merusak Daya Tahan Tu...

  • Olivia Dian
  • 19 May 2020

health

Berat Badan Naik Selama #DiRumahAja? Tenang, Para Ahli Punya...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 27 May 2020

health

Cuaca Panas Bikin Nafsu Makan Hilang? Simak Tips Ini, Yuk!

  • Aisyah Hidayatullah
  • 27 Jul 2020

health

Menurunkan Berat Badan Dengan Makanan Pengganti? Bahaya Gak,...

  • Aisyah Hidayatullah
  • 14 Aug 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong