Baca dalam 6 menit

Kasur Empuk, Sedang dan Keras, Mana Terbaik?

Waktu Publish : 06 Sep 2021, 14:19 WIB
Sumber : Sohu Health
SHARE ARTIKEL

Kasur - Image from internet

Jakarta, Bolong.id - Dilansir dari Sohu Health pada Senin (6/9/2021) ada asumsi bahwa kasur keras lebih baik untuk kesehatan tulang. Berikut ini perbandingan antara kasur keras dan empuk.

Tempat tidur keras vs tempat tidur empuk, mana terbaik?

Ada riset. tiga kasur berbeda: Pertama kasur empuk (kasur isi air), Kedua kasur busa. Ketiga kasur keras.

Responden dibagi tiga kelompok, tidur di kasur berbeda.

Hasilnya: Kualitas terbaik adalah kasur busa. Nomor dua, kasur air. Paling buruk kasur keras.

Hasilnya tampak ketika responden bercermin. Tulang belakang normal membentuk huruf "S" jika dilihat dari samping. Dalam keadaan terlentang, titik puncak tekanan terutama terkonsentrasi di daerah pinggul.

Dalam keadaan berbaring menyamping, tubuh manusia terutama bergantung pada bahu, bokong, dan kaki untuk menjaga keseimbangan, dan puncak tekanan sering terjadi di area bahu dan bokong.

Tempat tidur yang ideal harus memungkinkan kita untuk meluruskan tulang belakang secara alami ketika berbaring miring, yang sulit dicapai dengan tempat tidur yang keras.

Kasur terlalu keras menyebabkan kelengkungan tulang belakang yang tidak diinginkan, yang dapat dengan mudah menyebabkan ketegangan otot dan semakin memperburuk nyeri punggung bawah.

Demikian pula, jika kasur terlalu empuk untuk menopang tulang belakang dengan baik, kasur akan "tenggelam" saat Anda berbaring. Tidak peduli apa posisi tidurnya, satu sisi tulang belakang akan terlalu melengkung.

Untuk menjaga tulang belakang senormal mungkin, kelompok otot kecil di sekitar tulang belakang akan berkontraksi untuk menjaga stabilitas. Seiring waktu, kelelahan pada kelompok otot kecil akan menyebabkan kekakuan dan pembengkakan, sehingga nyeri punggung akan muncul.

Kasur yang baik untuk tulang kita - Image from internet

Tempat tidur medium-firm dapat lebih beradaptasi dengan lekuk tubuh manusia, menopang tubuh kita, dan menjaga keseimbangan tulang belakang. Saat tidur di ranjang medium-firm, kelengkungan tulang belakang kita normal.

Mengenai apakah ranjang empuk lebih baik atau ranjang keras, para sarjana Tiongkok juga telah melakukan penelitian serupa, dan kesimpulannya konsisten. "Konsensus Para Ahli Tiongkok tentang Perawatan Rehabilitasi Herniasi Diskus Intervertebralis Lumbar" yang dikeluarkan oleh Cabang Dokter Rehabilitasi dari Asosiasi Dokter Medis Tiongkok dengan jelas menyatakan: "Kasur dengan kekerasan menengah harus menjadi pilihan pertama."

Tidak lembut atau keras, tepat di antaranya

Kembali ke awal: Dokter menyuruh Xiaohu untuk kembali tidur di ranjang yang keras. Apakah dokter salah? tidak itu hanya miskomunikasi saja. Tempat tidur keras yang menurut dokter harus dibandingkan dengan tempat tidur empuk yang dimiliki orang Eropa dan Amerika. Tempat tidur keras tidak sama dengan tempat tidur papan keras, apalagi tempat tidur papan ringan, tetapi sedikit lebih keras dari kasur pada umumnya

Jadi, apakah ada standar untuk ranjang medium-hard? Tentu saja ada!

Standar 1: Kelembutan dan kekerasan

Kasur tidak boleh cukup keras untuk tidak berubah bentuk, atau cukup lunak untuk terlalu banyak berubah bentuk. Saat memilih kasur, Anda mungkin ingin mengacu pada prinsip 3:1. Untuk kasur setebal 3 cm sebaiknya tekan ke atas dengan tangan dan bisa tenggelam 1 cm. Kasur setebal 10 cm akan tenggelam sekitar 3 cm setelah menahan beban. Ketegasan dan kelembutannya cocok.

Standar 2: Pas saat berbaring

Kasur yang sesuai dapat menjaga tulang belakang tetap terentang secara alami, dan dapat pas dengan bahu, pinggang, dan pinggul tanpa meninggalkan celah. Berbaring telentang di kasur, ulurkan dan sentuh tiga lekukan yang jelas di antara leher, pinggang, pinggul, dan paha untuk melihat apakah ada celah.

Balikkan lagi dan gunakan cara yang sama untuk mencoba melihat apakah ada celah antara bagian lekukan tulang dan kasur. Jika tangan dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam celah, itu berarti tempat tidurnya terlalu keras. Jika jarak antara celah dan lekukan tulang dan kasur sedikit, itu membuktikan bahwa kasur cocok dengan lekuk tubuh manusia.

ilustrasi tidur - Image from sohu

Berbaring telentang cocok untuk banyak orang. Saat berbaring telentang, semua otot punggung rileks, leher dalam keadaan rileks, dan tulang belakang tidak terjepit oleh tekanan dari luar. Teman-teman dengan masalah tulang belakang ldapat meletakkan bantal di bawah lutut, yang dapat mengurangi tekanan pada pinggang.

Posisi tidur menyamping: Posisi ini meregangkan tulang belakang hingga batas tertentu dan dapat meredakan nyeri punggung. Orang yang memiliki masalah tulang belakang tidur miring, bantal tipis dapat diletakkan di antara kedua kakinya untuk mengurangi beban pada tulang belakang.

Posisi tidur tengkurap: Saat tidur tengkurap, Anda hanya bisa bernapas dengan memutar kepala ke satu sisi. Postur ini tidak baik untuk tulang belakang leher dan tulang belakang lumbar, dan tidak baik untuk fungsi kardiopulmoner. Satu-satunya saran adalah untuk menyingkirkan kebiasaan ini. (*)

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong