Baca dalam 3 menit

Waduh! Virus Corona Ada di Air?

Waktu Publish : 21 Jun 2020, 12:30 WIB
SHARE ARTIKEL

Air Limbah - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami



Jakarta, Bolong.id - Sebuah studi yang dirilis oleh Institut Kesehatan Nasional Italia (ISS) menunjukkan bahwa telah ditemukan RNA virus corona dalam sampel air limbah di Kota Milan dan Turin. Penelitian ini dipimpin oleh Giuseppe La Rosa, seorang ahli kualitas air di ISS dan Elizabeth Soufredini, seorang ahli keamanan pangan. Tim mereka telah menguji 40 sampel air limbah yang dikumpulkan dari instalasi pengolahan air limbah kota di Italia Utara dari Oktober 2019 hingga Februari 2020.

Melansir k.sina.cn, dua laboratorium menggunakan dua metode berbeda untuk mengonfirmasi keberadaan virus dalam sampel air limbah yang dikumpulkan di Milan dan Turin pada 18 Desember tahun lalu. Hasilnya, tidak ditemukan RNA virus corona pada sampel air limbah bulan Oktober dan November tahun 2019. RNA virus corona baru ditemukan dalam sampel air limbah yang dikumpulkan pada bulan Januari dan Februari 2020 dari dua kota ini dan juga kota Bologna bagian utara.

Ilustrasi gambar virus corona baru - Image from gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami


Institut Kesehatan Nasional Italia (ISS) mengatakan:

Studi ini menunjukkan bahwa informasi ini sesuai dengan hasil dua analisis di Perancis dan Spanyol. Hal ini udapat membantu memahami awal penyebaran virus corona baru di Italia. Menurut ISS, hasil tes retrospektif dari sampel pasien yang dirawat di Prancis menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi virus corona ditelusuri terdapat sejak akhir Desember tahun lalu. Baru-baru ini sebuah survei di Spanyol menemukan bahwa sampel air limbah yang dikumpulkan di Barcelona pada pertengahan Januari tahun ini juga mengandung RNA virus corona, "Empat puluh hari lebih awal dari kasus virus corona lokal pertama yang dilaporkan di Spanyol."

Italia pertama kali melaporkan kasus virus corona pada akhir Januari, dan sejauh ini lebih dari 34.000 orang telah meninggal karena virus ini. Italia telah melakukan pembatasan sosial secara nasional sejak 10 Maret 2020. Pada 4 Mei 2020, Italia memasuki tahap pencegahan dan pengendalian dan telah memulai kembali kegiatan ekonominya, situasi di sana pun semakin membaik. Para peneliti di Belanda, Prancis dan Australia juga telah menemukan virus corona di air limbah dan penelitian pun terus dilakukan.

Kasus virus corona juga telah menyebar di Indonesia. Hingga Sabtu (20/6/2020) pukul 12.00 WIB, ada 1.226 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir sehingga kasus di Indonesia bertambah sebanyak 45.029 kasus. Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 534 orang sehingga totalnya sebanyak 17.883 orang. Di sisi lain, jumlah pasien yang meninggal bertambah sebanyak 56 orang menjadi 2.429 orang.

Terkait

health

Sistem Diagnostik Virus Berikan Hasil Tes COVID-19 dalam Wak...

  • Yohana Intan
  • 01 Aug 2020

news

Daratan Tiongkok Melaporkan 105 Kasus COVID-19 Baru

  • Yohana Intan
  • 30 Jul 2020

news

Kompetisi 'Persahabatan dan Kerjasama' ASEAN-Tiongkok Digela...

  • Yohana Intan
  • 30 Jul 2020

news

89 Kasus Baru di Xinjiang Semuanya dari Urumqi

  • Yohana Intan
  • 29 Jul 2020

news

COVID-19 di Dalian 24 Kasus, Menkes Tiongkok Desak Pemda Ger...

  • Yohana Intan
  • 28 Jul 2020

news

Angkutan Umum di Beijing Sudah Izinkan Penumpang Kapasitas P...

  • Yohana Intan
  • 27 Jul 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong