Baca dalam 3 menit

5 Fakta Soal Xinjiang, Provinsi Terbesar di Tiongkok

Waktu Publish : 16 Feb 2021, 13:59 WIB
SHARE ARTIKEL

Muslim Uyghur - Image from jurnalislam.com

Xinjiang, Bolong.id - Xinjiang, atau nama lengkapnya Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, adalah sebuah daerah otonomi di Republik Rakyat Tiongkok. Xinjiang berbatasan dengan Daerah Otonomi Tibet di sebelah selatan dan Provinsi Qinghai serta Gansu di tenggara.

Beberapa tahun terakhir banyak isu yang menerpa Xinjiang terkait pemberitaan media soal represi pada muslim Uyghur di Xinjiang. Namun, terlepas dari isu tersebut, bagaimana gambaran tentang Xinjiang sebagai wilayah administratif tempat bermukimnya berbagai etnis dan pemeluk sejumlah agama, termasuk Islam? Berikut fakta-faktanya.

1. Rumah bagi beragam etnis dan pemeluk agama

Muslim Uyghur - Image from medium.com

Xinjiang adalah satu dari lima daerah otonomi minoritas di Tiongkok. Di kawasan ini tinggal 13 masyarakat adat termasuk Uighur, Han, Kazak, Hui, Kirgiz, Mongolian, Tajik, Sibo, Manchu, Uzbek, Russians, Daur dan Tatar.

Ada 55 kelompok etnis yang menggunakan bahasa pengantar China Mandarin, Uighur, Kazakh, Mongolian, Kirgiz, Tajik, Russians, Sibo dan lainnya.

Uighur merupakan populasi etnis terbesar yakni 45,84 persen dari total penduduk Xinjiang. Sedangkan suku Han sebesar 40,48 persen, Kazakh 6,5 persen, dan Hui sebesar 4,51 persen.

Selain itu, suku lainnya dalam jumlah kecil antara lain Tibet, Tajik, Kyrgyz, Manchu, Xibe, Daur, Uzbek, Tatar, Mongolia dan Russia dengan total sekitar 2,67 persen.

2. Islam masuk ke Xinjiang pada abad ke-10

Muslim Uyghur - Image from amazonaws.com

Xinjiang adalah kawasan dengan suasana relijius yang kental. Hampir semua warga etnis Uighur, Kazakh, Hui, Kirgiz, Tajik, Tartar adalah muslim.

Agama Islam masuk ke Xinjiang pada abad ke-10. Sebelumnya, ragam etnis suku di sana memeluk agama dan kepercayaan lain termasuk Budha yang saat itu dominan. Saat ini banyak penduduk Xinjiang yang beragama Islam, Taoism, Kristen, Shaman dan lainnya.

Menurut Wakil Menteri Jiang Jianguo, masyarakat dengan beragam agama hidup berdampingan. Warga bebas menjalankan agama atau aliran kepercayaan.

3. Memiliki lebih dari 24.200 masjid

Erdao Bridge mosque in Xinjiang - Image from theprint.in


Menurut sensus pada 2010, ada 21,8 juta penduduk Xinjiang, 60 persen adalah muslim. Karena populasi muslim banyak, di Xinjiang banyak ditemui masjid.



Ada 24.400 tempat ibadah di Xinjiang. Jumlah masjid lebih dari 24.200. Yang paling terkenal adalah Masjid Aitgar di Kashi.



4. Xinjiang adalah bagian penting dari "Ancient Silk Road" atau jalur sutra kuno



Muslim Uyghur - Image from japantimes.com


Ji Xianlin, seorang sejarahwan yang menulis "Status dan Peran Studi Dunhuang dan Studi Turpan dalam sejarah Tiongkok" menyebutkan bahwa pola multietnis di Xinjiang berasal dari posisinya yang strategis di jalur sutra.



5. Provinsi terbesar di Tiongkok


Peta - Image from aljazeera.net

Xinjiang Uyghur Autonomous Region (XUAR) merupakan wilayah otonomi padamtingkatan provinsi. Xinjiang merupakan wilayah administratif terbesar di Republi Rakyat Tiongkok (RRT) dengan luas 1,6 juta km persegi dengan dengan populasi penduduk sebesar lebih dari 21 juta jiwa.

XUAR merupakan provinsi terbesar di RRT dengan luas seperenam dari daratan RRT. XUAR berbatasan dengan delapan negara yaitu Mongolia, Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Afghanistan, Pakistan, dan India. (*)

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong