Baca dalam 3 menit

Argentina Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Sinopharm China

Waktu Publish : 22 Feb 2021, 13:06 WIB
Sumber : Xinhua
SHARE ARTIKEL

Vaksin Sinopharm - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Buenos Aires, Bolong.id – Pemerintah Argentina secara resmi menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Tiongkok, Sinopharm. Pernyataan ini menurut resolusi yang ditandatangani Minggu (21/2) oleh Menteri Kesehatan negara itu Carla Vizzotti.

Dilansir dari Xinhuanet pada Senin (22/02/21), resolusi itu ditandatangani oleh Vizzotti setelah Administrasi Nasional Obat, Makanan, dan Teknologi Medis menyarankan Kementerian Kesehatan untuk memasukkan vaksin Sinopharm ke dalam rencana vaksinasi nasional melawan COVID-19.

Juru bicara menteri kesehatan menekankan bahwa uji klinis vaksin menunjukkan bahwa vaksin itu "aman dan efektif."

Vaksin Sinopharm Tiongkok adalah vaksin resmi kelima oleh Argentina, setelah vaksin Pfizer-BioNTech, vaksin Sputnik V Rusia, vaksin AstraZeneca Inggris dan vaksin Covishield yang diproduksi oleh Serum Institute of India.

Menurut akun media sosial Presiden Alberto Fernandez, "lebih dari 700 ribu orang telah menerima dosis vaksin COVID-19. Lebih dari 400 ribu orang telah menerima dua dosis tersebut dan mereka telah divaksinasi."

"Tingkat vaksinasi akan dipercepat dengan datangnya lebih banyak vaksin di negara ini," kata Fernandez.

Negara Amerika Selatan telah mendaftarkan 2.064.334 kasus dan 51.198 kematian akibat penyakit itu pada Minggu malam. (*)


Megawati Putri/Penerjemah

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong