Baca dalam 3 menit

China Luncurkan Aplikasi Pencari Toilet Umum

Waktu Publish : 13 Feb 2021, 13:11 WIB
Sumber : CGTN
SHARE ARTIKEL

petunjuk arah toilet umum - Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silakan hubungi kami.

Beijing, Bolong.id – Amap, salah satu aplikasi layanan peta terbesar di daratan China, telah meluncurkan fitur baru yang menunjukkan lokasi sekitar 130.000 toilet umum - mencakup 31 provinsi, wilayah, dan kota di seluruh daratan China dengan lebih dari 20.000 tempat indah.

Dilansir dari CGTN, diluncurkan tepat sebelum liburan Tahun Baru Imlek, pengguna dapat menemukan toilet umum terdekat, bahkan beberapa menampilkan informasi rinci tentang jumlah bilik yang tersedia untuk pria dan wanita.

Wisatawan dapat mengklik tombol "peta pariwisata" di peta Amap, juga dikenal sebagai Gaode dalam bahasa China. Kemudian klik "navigasi toilet pariwisata", yang akan menampilkan semua toilet umum di sekitarnya dalam jarak berjalan kaki 2 kilometer.

Pada 2017, Presiden China Xi Jinping mendesak dilakukannya "revolusi toilet" di daerah pedesaan. Dan dalam beberapa tahun terakhir, toilet umum telah dibangun, direnovasi, dan diperluas, sangat meningkatkan kondisinya.

Aplikasi baru tersebut merupakan hasil kerja sama antara Amap dan dinas pelayanan publik Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang bertujuan untuk memudahkan wisatawan dalam mencari toilet umum, terutama saat hari libur seperti Tahun Baru Imlek. (*)

Megawati Putri/Penerjemah

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong