Baca dalam 3 menit

Vaksin COVID-19 Sumbangan China Tiba di Guinea Ekuatorial

Waktu Publish : 13 Feb 2021, 09:40 WIB
SHARE ARTIKEL


Pendistribusian Vaksin - Image from People Daily

Malabo, Bolong.id - Sejumlah vaksin COVID-19 Sinopharm, yang disumbangkan oleh China, tiba di bandara di Malabo, ibu kota Guinea Ekuatorial pada hari Rabu (10/2). Ini adalah vaskin gelombang pertama yang disumbangkan China ke negara Afrika.

Presiden Equatorial Guinea, Teodoro Obiang Mangue, menyambut langsung vaksin tersebut di bandara. Ia dengan tulus berterima kasih kepada China dan menyatakan penghargaannya yang besar atas bantuan vaksin yang diberikan kepada Guinea Ekuatorial, karena bantuan tersebut adalah buah dari hubungan yang sangat baik antara kedua negara. Dilansir dari People Daily pada Kamis (11/2/2021).

Mangue mengatakan bahwa dia percaya pada keamanan dan efisiensi vaksin China, dan akan menjadi yang pertama di Guinea Ekuatorial yang divaksinasi.

"Dihadapkan dengan pandemi, tidak ada negara, sekuat apa pun, yang selamat. Namun, dalam konteks krisis ini, hanya China yang mengulurkan tangannya ke Guinea Ekuatorial, yang telah menjadi negara Afrika pertama yang menerima bantuan vaksin China, dan kami bersyukur untuk itu, " kata Mangue.

Kerja sama anti-pandemi antara kedua negara menjadi contoh bagi dunia tentang bagaimana bekerja sama melawan pandemi, menurut Mangue.

Sejak 2020, Tiongkok telah mengirim tim medis dan menyumbangkan persediaan medis ke Guinea Ekuatorial, sementara Guinea Ekuatorial juga menyumbangkan $ 2 juta untuk bantuan ke Tiongkok.

Qi Mei, duta besar China untuk Guinea Ekuatorial, mengatakan meskipun permintaan domestik yang besar untuk vaksin, China bertekad untuk mengatasi tantangan untuk membuat vaksin menjadi produk publik yang dapat diakses dan terjangkau bagi negara-negara berkembang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan pada jumpa pers pada hari Selasa (9/2) bahwa bantuan vaksin ke Guinea Ekuatorial adalah langkah penting untuk memenuhi komitmen China untuk membuat vaksin menjadi barang publik global dan langkah konkret.

Ini juga meupakan langkah untuk menindaklanjuti kata-kata Presiden Xi Jinping di Extraordinary China-Africa Summit tentang Solidaritas Melawan COVID-19 pada Juni 2020, di mana Xi meyakinkan bahwa negara-negara Afrika akan menjadi di antara penerima manfaat pertama dari vaksin China. (*)

Alifa Asnia/Penerjemah




Terkait

news

Warga Taiwan Berharap Divaksinasi China

  • Djono W. Oesman
  • 16 Jun 2021

news

Satgas COVID: Efektivitas Vaksin Covid-19 di Indonesia Tingg...

  • Lupita
  • 16 Jun 2021

news

China Jadi Negara Teratas dalam Hal Vaksinasi Terbanyak

  • Lupita
  • 15 Jun 2021

news

Presiden Afghanistan Terima Bantuan Vaksin COVID-19 dari Chi...

  • Djono W. Oesman
  • 14 Jun 2021

health

Mengapa Suntikan Vaksin di Lengan Bukan di Bokong?

  • Lupita
  • 13 Jun 2021

news

Warga DKI Usia 18 + Bisa Divaksin, Ini Syaratnya

  • Lupita
  • 12 Jun 2021
Banner Kanan
Logo follow bolong