Baca dalam 3 menit

China Tanggapi Laporan WHO Soal Investigasi Asal-Usul COVID-19 di Wuhan

Waktu Publish : 01 Apr 2021, 07:00 WIB
Sumber : FMPRC
SHARE ARTIKEL

Logo WHO - Image from bisnis.com

Bolong.id - Investigasi tentang asal usul virus corona penyebab COVID-19 yang dilakukan tim gabungan WHO-Tiongkok membuahkan hasil. Namun, temuan asal usul virus corona penyebab COVID-19 tersebut masih berupa sejumlah kemungkinan.

Sebuah studi gabungan WHO-China yang menyelidiki tentang asal-usul virus corona COVID-19 mengatakan bahwa penularan virus dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain adalah skenario yang paling mungkin. Hal itu terungkap dalam sebuah salinan draf yang diperoleh oleh The Associated Press, seperti diberitakan Senin (29/3/2021).

Laporan yang diharapkan akan dipublikasikan pada Selasa, saat ini sedang diawasi dengan ketat karena menemukan asal-usul virus dapat membantu para ilmuwan mencegah pandemi di masa depan.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa (30/3/2021), mengenai laporan tersebut pihak Tiongkok menanggapi sebagai berikut.

Tiongkok telah mencatat laporan yang dirilis oleh WHO. "Kami memuji para ahli Tiongkok dan internasional yang telah mengambil bagian dalam studi bersama ini atas komitmen mereka terhadap sains, industri yang tak kenal lelah, dan profesionalisme" tertulis dalam lama resmi.

Tiongkok selalu menjadi pendukung penelitian ilmiah global tentang sumber virus dan rute penularannya.

"Kami bersama-sama mensponsori resolusi tentang COVID-19 dan mendukung kerja sama yang dipimpin WHO dalam penelitian sumber zoonosis di antara negara-negara anggota," kata pihak Kementerian Luar Negeri.

Terlepas dari tugas yang menakutkan untuk pencegahan dan pengendalian domestik, Tiongkok dua kali mengundang pakar WHO untuk mempelajari asal-usulnya. Dari 14 Januari hingga 10 Februari tahun ini, pakar Tiongkok dan pakar internasional dari WHO dan sepuluh negara membentuk tim gabungan dan melakukan penelitian bersama selama 28 hari di Wuhan.

Pihak Tiongkok menawarkan fasilitasi yang diperlukan untuk kerja tim, yang sepenuhnya menunjukkan keterbukaan, transparansi, dan sikap bertanggung jawab.

Studi tentang asal usul adalah masalah ilmu pengetahuan yang harus dilakukan bersama oleh ilmuwan di seluruh dunia. Mempolitisasi masalah ini hanya akan sangat menghambat kerja sama global dalam mempelajari asal-usul, membahayakan kerja sama anti-pandemi, dan mengorbankan lebih banyak nyawa bertentangan dengan aspirasi komunitas internasional untuk solidaritas melawan virus.

Studi tentang asal-usul juga merupakan misi global yang harus dilakukan di banyak negara dan lokal.Kami yakin studi bersama WHO-Tiongkok akan secara efektif merangsang kerja sama global dalam penelusuran asal-usul, kata artikel tersebut. (*)

Banner Kanan
Logo follow bolong