Lama Baca 3 Menit

Tingkat Kesadaran Kesehatan Penduduk Beijing Terus Meningkat

01 April 2021, 12:30 WIB

Tingkat Kesadaran Kesehatan Penduduk Beijing Terus Meningkat-Image-1

Gambar ilustrasi - Image from Gambar diambil dari Internet, jika ada keluhan hak cipta silahkan hubungi kami.

Beijing, Bolong.id - Komisi Kesehatan Kota Beijing baru-baru ini meluncurkan pemantauan literasi kesehatan warga keempat di seluruh kota. Dari beberapa aspek data itu merilis bahwa kesadaran kesehatan penduduk di Beijing terus meningkat.

Kemarin, Komisi Kesehatan Kota mengumumkan hasil pemantauan: Tingkat melek kesehatan warga kota terus meningkat, mencapai 36,4% pada 2020, meningkat 4,1 poin persentase dari 2018. Tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata dari 2018 hingga 2020 adalah 2,1 poin persentase.

Dilansir dari People's Daily Online (人民网), Rabu (31/03/2021) Literasi kesehatan warga Tionghoa dibagi menjadi tiga aspek yaitu pengetahuan dan konsep dasar, keterampilan kesehatan dasar, gaya hidup dan perilaku sehat. 

Tingkat pengetahuan dasar dan literasi ideologi penduduk di kota ini adalah 47,9%, tingkat literasi keterampilan kesehatan dasar 42,5%, dan gaya hidup sehat dan literasi perilaku 35%. Dibandingkan tahun 2018, ketiga aspek kesehatan tersebut. keaksaraan meningkat, masing-masing 0,9, 3,0 dan 3,3 poin persentase.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa di antara enam masalah utama kesehatan masyarakat, tingkatnya menurun yaitu literasi keselamatan dan pertolongan pertama, literasi kesehatan ilmiah, literasi pencegahan penyakit menular, literasi pencegahan penyakit kronis, literasi informasi kesehatan, dan literasi medis dasar.

Pada tahun 2020, tingkat literasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular penduduk kota mengalami peningkatan tertinggi, yaitu 59,5%, meningkat 11,8 poin persentase dibandingkan tahun 2018.

Data pemantauan menunjukkan bahwa tingkat literasi kesehatan penduduk yang bekerja adalah 44,4%, dimana tingkat literasi kesehatan tenaga medis tertinggi yaitu 64,8%; pada penduduk semua kelompok umur, tingkat literasi kesehatan 60-69 -tahun adalah yang terendah, di 17,2%. 

Hasil pemantauan juga menunjukkan bahwa meskipun secara keseluruhan tingkat literasi kesehatan penduduk di kota ini mengalami peningkatan, namun tingkat literasi gaya hidup dan perilaku sehat masih relatif rendah, perlu upaya bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan literasi kesehatan warga kota. 

Menurut Komisi Kesehatan Kota, literasi kesehatan mengacu pada kemampuan individu untuk memperoleh dan memahami informasi dan layanan kesehatan dasar, dan menggunakan informasi dan layanan ini untuk membuat keputusan yang tepat guna memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri. 

Garis Besar Perencanaan "Beijing Sehat 2030" dan "Tindakan Beijing Sehat (2020-2030)" mengusulkan bahwa pada tahun 2030, tingkat melek kesehatan penduduk kota harus mencapai sasaran 50%. (*)