Baca dalam 3 menit

Pakaian Tangzhuang, Elegan dari Era Dinasti Tang

Waktu Publish : 06 Jun 2021, 12:33 WIB
SHARE ARTIKEL

Tang Zhuang - Image from DHgate.com

Bolong.id - Sebagai dinasti yang paling makmur dan kuat dalam sejarah masyarakat feodal Tiongkok, Dinasti Tang (618-907) begitu terkenal di dunia sehingga orang asing menyebut orang Tionghoa perantauan sebagai 'orang Tang'. Tempat mereka tinggal disebut Pecinan dan pakaian yang mereka kenakan Tangzhuang (Setelan Tang).

Bentuk Baju setelah masa Dinasti Tang

Dilansir dari China Highlights, setelan Tang (atau Tangzhuang) memiliki dua varietas dalam budaya Tiongkok, yang sangat berbeda satu sama lain dalam gaya. Salah satunya mengacu pada pakaian era Tang asli yang berevolusi dari Hanfu, dan memiliki fitur yi tanpa kancing yang tumpang tindih dengan batas kanan ke kiri dan diikat dengan selempang dan shang sepanjang mata kaki, memberikan kesan elegan.

Yang lainnya mengacu pada jaket pria Manchu yang berkembang dari Magua dari Dinasti Qing (1644-1911), yang dibuat dengan menyerap metode pemotongan setelan gaya Barat, menampilkan kerah Mandarin, katak (kenop yang terbuat dari tali yang diikat dengan rumit) dan duijin (semacam jaket bergaya Tiongkok dengan kancing di bagian depan), dan sekarang juga dikenal sebagai Pseudo-Tangzhuang.

Desain Klasik Baju setelah Tang

Pakaian Tang yang kita lihat sekarang adalah evolusi dari Magua daripada Hanfu. Desain khas dari pakaian Tang menggunakan karakter Tiongkok, seperti Fu (福, secara harfiah berarti kebahagiaan dalam bahasa Mandarin) dan Shou (寿, secara harfiah berarti umur panjang dalam bahasa Mandarin) untuk mengekspresikan keberuntungan dan harapan terbaik.

Pengaruh Internasional

Setelan Tang memiliki pengaruh besar pada gaya pakaian Jepang, Korea Utara, Korea Selatan dan Vietnam dalam sejarah. Kimono Jepang dibuat berdasarkan pao Dinasti Tang (618-907), dan telah menjadi pakaian nasional Jepang.

Pakaian tradisional Korea evolusi dari kombinasi Hanfu dari Dinasti Han (206 SM-220) dan pao dari Dinasti Tang (618-907).

Tuan rumah, Jiang Zemin (mantan Ketua RRC), mempersembahkan setelan Tang bersulam sutra kepada para kepala negara asing pada KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Shanghai pada tahun 2011.

Sebagai bagian integral dari budaya tradisional Tiongkok, setelan Tang dikenakan oleh orang Tionghoa perantauan selama Festival Musim Semi setiap tahun, menarik banyak orang asing untuk memakainya karena penasaran.

Semakin banyak anak muda Tiongkok yang cenderung mengenakan setelan Tang daripada setelan dan gaun gaya Barat pada hari-hari besar mereka. Para presenter TV Tiongkok juga lebih suka mengenakan setelan Tang saat menjadi pembawa acara TV, terutama di acara Gala Festival Musim Semi. (*)


Informasi Seputar Tiongkok



Banner Kanan
Logo follow bolong