Baca dalam 3 menit

Kedubes China Merespon Diretasnya Jaringan Kementerian RI

Waktu Publish : 18 Sep 2021, 10:47 WIB
SHARE ARTIKEL

Hacker Tiongkok - Image from Liputan6

Bolong.id - Serangan siber adalah tantangan umum yang dihadapi semua negara, kata Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia menanggapi kabar 10 jaringan Kementerian Indonesia diretas hacker Tiongkok.

"Tiongkok dengan tegas menentang dan menindak segala bentuk serangan siber dan pencurian siber sesuai dengan hukum. Posisi ini konsisten dan jelas," kata Kedutaan.

Dilansir dari 平安印尼行 pada Kamis (16/9/2021), Cyberspace memiliki karakteristik virtualitas yang kuat, keterlacakan yang sulit, dan aktor yang beragam. Kemampuan telusuran serangan cyber merupakan masalah teknis yang kompleks.

Tiongkok berharap media terkait akan berbicara dengan dasar faktual yang memadai, dan teman-teman media Indonesia tidak akan disesatkan oleh suara-suara palsu anti-Tiongkok.

Tak hanya itu, Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto juga membantah laporan adanya sekelompok hacker Tiongkok yang meretas jaringan milik 10 instansi Pemerintah Indonesia, termasuk BIN.

Wawan memastikan, laporan tersebut hanyalah isu dan server lembaganya saat ini dalam kondisi aman terkendali.

"Hingga saat ini, server BIN masih dalam kondisi aman terkendali dan tidak terjadi hack sebagaimana isu yang beredar bahwa server BIN diretas hacker asal Tiongkok," ungkap Wawan, sebagaimana dikutip dari dpr.go.id yang diunggah pada Rabu, 15 September 2021.

Kendati demikian, lanjutnya, BIN tengah terus mendalami dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait mengenai kebenaran informasi peretasan server BIN maupun kementerian atau lembaga lainnya.

Sebelumnya, dikabarkan peneliti keamanan internet dari The Record mengungkapkan ada 10 Kementerian dan Lembaga pemerintah di Indonesia termasuk BIN yang dibobol Mustang Panda Group asal Tiongkok. Mereka menggunakan private ransomware bernama Thanos.

Bahkan peretasan tersebut dikaitkan dengan upaya spionase Tiongkok dalam menghadapi situasi yang menghangat di Laut China Selatan. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong