Baca dalam 3 menit

Pemerintah China Minta Tencent dan Alibaba Setop Saling Blokir

Waktu Publish : 13 Sep 2021, 15:54 WIB
Sumber : CGTN
SHARE ARTIKEL

Logo Tencent - Image from Tencent

Bolong.id - Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok telah mengadakan pertemuan dengan perusahaan teknologi termasuk Alibaba dan Tencent untuk memberitahu mereka berhenti memblokir tautan situs web satu sama lain dari platform mereka, menurut surat kabar Tiongkok The 21st Century Business Herald pada hari Sabtu (11/9/2021).

Kementerian tersebut pada hari Jumat (10/9/2021), mengusulkan standar untuk layanan pesan instan kepada perusahaan, memberi tahu mereka bahwa semua platform harus dibuka blokirnya dalam batas waktu tertentu.

Dilansir dari CGTN pada Minggu (12/9/2021), perusahaan yang turut serta pada pertemuan pada hari Jumat antara lain Alibaba, Tencent, ByteDance, Baidu, Huawei dan Xiaomi.

Internet Tiongkok didominasi oleh segelintir raksasa teknologi yang secara historis memblokir tautan dan layanan oleh saingan di platform mereka, menciptakan apa yang oleh para analis gambarkan sebagai taman bertembok.

Ini adalah masalah yang semakin menonjol setelah ekonomi internet telah bergeser dari komputer pribadi ke ponsel, kata Liu Xu, seorang peneliti di Institut Strategi Nasional Universitas Tsinghua.

Selama pandemi COVID-19, WeChat dari Tencent dan Alipay dari Ant Group menjadi terminal pemindaian kode kesehatan yang paling umum digunakan, yang menunjukkan ketergantungan pengguna pada WeChat dan Alipay, kata Liu.

“Namun, Tencent dan Alibaba, bersama dengan Ant Group afiliasi Alibaba telah membentuk dua ekosistem yang tidak dapat saling berhubungan, yang tidak baik bagi pengguna. Sementara itu, juga memaksa perusahaan internet lain untuk berpihak pada keduanya,” kata Liu.

Liu mengatakan contoh masalah yang disebabkan oleh pemblokiran bersama adalah bahwa kode kesehatan DingTalk Alibaba tidak dapat dibagikan di platform WeChat pada Maret tahun lalu, yang menyebabkan pengguna DingTalk mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi.

Pada bulan Juli, Wall Street Journal melaporkan bahwa Alibaba dan Tencent secara bertahap mempertimbangkan untuk membuka layanan mereka satu sama lain, seperti dengan memperkenalkan WeChat Pay Tencent ke pasar e-commerce Taobao dan Tmall Alibaba. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Hong Kong Perketat Sensor Film

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

culture

Mitologi China: 入木三分 Kisah Tulisan di Papan Kayu Sed...

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Konferensi Pers Kemenlu China 27 Oktober 2021

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Tambang Emas Skala Besar Ditemukan di Henan

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Disain Medali Olimpiade Beijing 2022 Diluncurkan

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021

news

Indonesia Terima Batch ke-100 Vaksin dari China

  • Djono W. Oesman
  • 28 Oct 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong