Baca dalam 3 menit

Salip Apple, Xiaomi Jadi Vendor Band Wearable dengan Pengiriman Teratas

Waktu Publish : 06 Sep 2021, 12:30 WIB
Sumber : CGTN
SHARE ARTIKEL

Gelang Pintar - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Xiaomi menyalip Apple untuk menjadi vendor band wearable pengiriman teratas pada paruh kedua (Q2) tahun ini, menurut sebuah laporan oleh firma analis pasar Canalys pada hari Kamis (2/9/2021).

Menurut laporan, Xiaomi mengirimkan delapan juta gelang yang dapat dikenakan di Q2 dengan pangsa pasar 19,6%.

Apple berada di urutan kedua dengan pengiriman 7,9 juta, pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 29,4%.
Selama periode yang sama, Huawei mengirimkan 3,7 juta wearable band, turun 53,9% tahun ke tahun.

"Xiaomi membuat langkah bijak untuk mempercepat rilis gelang Mi Band 6, yang merupakan perangkat yang lebih menarik daripada seri sebelumnya," kata analis riset Canalys, Cynthia Chen.

"Pergeseran cepat Xiaomi ke jam tangan dasar juga membantu perusahaan meningkatkan pengiriman jam tangan sebesar 1,3 juta unit pada kuartal ini," kata Chen, menurut laporan tersebut.

Dilansir dari CGTN pada Sabtu 94/9/2021), laporan itu juga mengatakan bahwa pengiriman jam tangan melampaui basic bands untuk pertama kalinya pada kuartal keempat tahun 2020, dan tren ini terus berlanjut sejak saat itu.

Apple masih memimpin di pasar jam tangan global, dengan pangsa pasar 31,1% di Q2 tahun ini. Huawei, Garmin dan Samsung berada di posisi kedua, ketiga dan keempat.

Manajer riset Canalys Jason Low mengatakan meskipun banyak vendor berinvestasi dalam sensor kesehatan generasi berikutnya dan mengembangkan algoritme internal, pelacakan kesehatan adalah kasus penggunaan yang paling menonjol untuk jam tangan pintar.

Kemampuan untuk menghadirkan fitur pelacakan kesehatan mutakhir dan untuk menawarkan data yang bermakna dan wawasan kesehatan kepada pengguna akan membedakan yang menang dan yang kalah.

"Vendor harus fokus untuk memberi pengguna wawasan tentang tren kesehatan yang melibatkan data yang dikumpulkan dalam jangka waktu yang lebih lama, sehingga mereka dapat memahami bagaimana gaya hidup mereka memengaruhi kesejahteraan mereka," kata Low. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong