Baca dalam 4 menit

Cara-Cara Berikut Ampuh Lindungi Data Pribadi di Dunia Maya

Waktu Publish : 07 Oct 2021, 13:32 WIB
Sumber : Chubb, FCC
SHARE ARTIKEL

Ilustrasi keamanan cyber - Image from Internet. Segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Bolong.id - Melindungi informasi pribadi dan profesional Anda di dunia online dan seluler sama sekali tidak berbeda dengan melindungi rumah dan kendaraan Anda. Keamanan bisa sesederhana mengunci pintu, atau serumit sistem pemantauan dan alarm.

Kini, sulit untuk memindai berita tanpa mendengar tentang isu pelanggaran atau kebocoran Big Data, yang berpotensi mengekspos jutaan data pribadi pelanggan kepada penjahat.

Dilansir dari Chubb dan FCC , berikut adalah beberapa tips untuk memastikan informasi pribadi Anda tidak jatuh ke tangan yang salah.

1. Buat kata sandi yang kuat

Saat membuat kata sandi, pikirkan lebih dari sekadar kata atau angka yang dapat dengan mudah diketahui oleh penjahat dunia maya, seperti hari ulang tahun Anda. Pilih kombinasi huruf kecil dan besar, angka, dan simbol dan ubah secara berkala. Juga lebih baik membuat kata sandi unik daripada menggunakan kata sandi yang sama di beberapa situs.

2. Jangan overshare di media sosial

Kita semua memiliki satu teman yang memposting terlalu banyak detail intim tentang kehidupan mereka secara online. Hal ini tidak hanya dapat mengganggu, tetapi juga dapat membahayakan informasi pribadi Anda. Periksa pengaturan privasi Anda sehingga Anda mengetahui siapa yang melihat postingan Anda, dan berhati-hatilah saat memposting lokasi, kota asal, tanggal lahir, atau detail pribadi lainnya.

3. Gunakan Wi-Fi gratis dengan hati-hati

Sebagian besar jaringan Wi-Fi publik gratis memiliki sangat sedikit tindakan keamanan, yang berarti orang lain yang menggunakan jaringan yang sama dapat dengan mudah mengakses aktivitas Anda.

4. Hati-hati dengan tautan dan lampiran

Penjahat dunia maya licik, dan sering kali membuat penipuan phishing mereka agar terlihat seperti komunikasi yang sah dari bank, perusahaan utilitas, atau entitas perusahaan lainnya. Hal-hal tertentu seperti kesalahan ejaan atau alamat email yang berbeda dari pengirim biasa dapat menjadi petunjuk bahwa email tersebut adalah spam.

5. Periksa untuk melihat apakah situs tersebut aman

Sebelum memasukkan informasi pribadi ke dalam situs web, lihat bagian atas browser Anda. Jika ada simbol kunci dan URL diawali dengan “https”, itu berarti situs tersebut aman. Ada beberapa cara lain untuk menentukan apakah situs tersebut dapat dipercaya, seperti kebijakan privasi situs web, informasi kontak, atau segel "terverifikasi aman".

6. Pertimbangkan perlindungan tambahan

Instal perangkat lunak anti-virus, perangkat lunak anti-spyware, dan firewall. Untuk perlindungan tambahan, Anda mungkin ingin mempertimbangkan asuransi cyber, yang dapat membuat Anda dan keluarga tetap aman jika Anda menjadi korban serangan cyber. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

news

Pengguna Aplikasi Belanja Online? Cegah Kebocoran Data denga...

  • Esy Gracia
  • 07 Oct 2021

news

Waduh! 81% Perusahaan di Indonesia Berpotensi Alami Kebocora...

  • Esy Gracia
  • 06 Oct 2021

news

1,5 Miliar Data Pengguna Facebook Dijual di Forum Hacker

  • Esy Gracia
  • 06 Oct 2021

news

Nyaris 900 Ribu Data Pribadi Pengguna KreditPlus Diduga Boco...

  • Della Shafira Putri
  • 05 Aug 2020
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong