Baca dalam 3 menit

Asal Usul Bakiak China, Punya Sejarah 2000 Tahun dan Disukai Konfusius

Waktu Publish : 14 Nov 2021, 18:25 WIB
SHARE ARTIKEL

Bakiak China - Image from Chinawenhua.com

Beijing, Bolong.id – Bakiak adalah sepatu kayu. Nama ini berasal dari Tiongkok kuno "Ci Ti", sering disebut bakiak kayu, digunakan di luar ruangan.

Dilansir dari Chinawenhua.com, ada juga kisah menyentuh tentang bakiak kayu ini, pada periode musim semi dan gugur, Jin Wengong pergi ke luar negeri selama 19 tahun di pengasingan. Setelah dia naik takhta, dia memberi penghargaan kepada para pengikutnya. Salah satu pengikutnya, Jie Zhitui (Jie Zitui), tidak terpengaruh oleh Lu, dan tersembunyi di pegunungan.

Kemudian, Wengong membakar gunung itu dengan api, berpikir bahwa dia bisa dipaksa keluar dalam satu gerakan. Tapi Jie Zhitui masih enggan untuk keluar, memegangi pohon itu dan membakarnya sampai mati. Setelah itu, Wen Gong sangat menyayangkan dan menggunakan pohon ini untuk membuat bakiak sebagai kenangan.

Asal-usul bakiak China - Image from Chinawenhua.com

Munculnya bakiak kayu lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Menurut legenda, ketika Konfusius berada di Cai, sepasang bakiak kayu dicuri pada malam hari. Bakiak kayu Konfusius miliki keunikan tersendiri. Mereka sepanjang satu kaki empat inci. Dapat dilihat bahwa pada saat itu, bakiak tidak hanya dikenakan oleh masyarakat biasa, tetapi juga oleh para ulama-pejabat.

Di Dinasti Song, para tetua ibukota semuanya mengenakan bakiak kayu, dan para wanita menikah, dan mereka juga menggunakan bakiak warna-warni yang dicat pernis sebagai riasan mereka.

Bakiak China - Image from Chinawenhua.com

Pada awal Dinasti Ming dan Qing awal, wanita dan anak-anak di Guangzhou kebanyakan mengenakan sandal kulit merah, sementara pria mengenakan sandal kulit hitam, seperti sepatu kasual.

Saat itu, bakiak kayu hanya dijual oleh toko kelontong. Kemudian, sebuah toko yang mengkhususkan diri dalam bakiak kayu muncul. Bakiak di Guangzhou telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dan dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu bakiak putih, bakiak berpernis dan bakiak bunga, dengan berbagai gaya. Bakiak Guangzhou juga diekspor ke luar negeri dan diterima dengan baik oleh pelanggan. (*)


Informasi Seputar Tiongkok

Terkait

culture

Kegiatan yang Biasa Dilakukan Saat Natal di China

  • Lupita
  • 06 Dec 2021

news

Asrama Pembangkit Listrik Mingtai Terbakar, 8 Tewas 5 Luka

  • Djono W. Oesman
  • 06 Dec 2021

news

Jalur KA Cepat Laos-China Dibuka

  • Djono W. Oesman
  • 06 Dec 2021

business

China Jadi Pasar Robot Terbesar di Dunia

  • Lupita
  • 06 Dec 2021

lifestyle

6 Lokasi Wisata Menarik di Hangzhou

  • Djono W. Oesman
  • 06 Dec 2021

technology

Produksi Garam Tanah, China Teliti Tanaman yang Tahan Garam

  • Lupita
  • 06 Dec 2021
Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong