Begini Cara Warga China Bepergian Selama Pandemi

logo clock 5 Menit logo clock 05-10-2020, 11:07

Penumpang di Bandara - Image from Xinhua

Tiongkok, Bolong.id - Tiongkok kini masih suasana perayaan Hari Nasional dan Festival Pertengahan Musim Gugur. Jumlah wisatawan meningkat drastis. Dan, upaya pencegahan epidemi masih menjadi fokus utama.

 Bagaimana persiapan pencegahan penyebaran COVID-19 di bidang transportasi dan tempat wisata? Apa saja tindakan yang dapat dilakukan selama bepergian? Sebelum Anda bepergian, yuk simak panduan kesehatan dan tips-tips berikut yang dapat diaplikasikan di kegiatan sehari-hari!

Jika Anda menetap di rumah, tentu saja harus memperhatikan tips-tips berikut yang dilansir dari Xinhuanet.com:

  • Memperhatikan sirkulasi udara di rumah, menjaga kebersihan lingkungan, dan rutin melakukan disinfeksi dengan benar. Namun, Anda perlu memperhatikan bahwa jangan sekali-sekali menyemprotkan disinfektan cair secara berlebihan pada perangkat bertegangan tinggi seperti soket, sakelar, peralatan listrik, dan lainnya untuk menghindari risiko korsleting dan kebakaran.

  • Perhatikan kebersihan makanan dan cuci tangan sebelum makan dan setelah ke toilet. Jangan makan makanan mentah, susu yang tidak dipateurisasi, buah-buahan yang tidak dibersihkan dan dikupas, dan minum air mentah. Pilihlah bahan makanan yang segar dan aman. Pastikan mengolah makanan mentah dan matang secara terpisah untuk menghindari keracunan makanan. 

  • Rajin berolahraga dan pantau kesehatan diri Anda dan anggota keluarga lainnya jika mengalami gejala mencurigakan seperti demam, batuk, muntah, diare, indera penciuman melemah atau hilang. Segera kenakan masker untuk melindungi diri dan pergi ke klinik. Terlebih lagi, hindari menggunakan transportasi umum agar tidak menyebabkan penyebaran virus. 

Jika Anda berwisata dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum, maka wajib memerhatikan hal berikut:

  • Buatlah persiapan sebelum Anda bepergian. Pelajari terlebih dahulu kebijakan pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang berlaku, terutama mengenai reservasi tiket (baik transportasi umum dan tempat wisata) dan pembatasan jumlah pengunjung. Siapkan pelindung, obat-obatan, dan pakaian hangat. 

  • Hindari berkunjung ke destinasi wisata atau destinasi populer saat high season

  • Kelompok yang berisiko tinggi terpapar seperti lansia, pasien dengan penyakit kronis, wanita hamil, dan anak kecil sebaiknya menghindari bepergian selama liburan. 

  • Saat menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta api, pesawat, kapal, dan lainnya, Anda harus mematuhi perintah dan persyaratan dari para petugas. Wajib mengenakan masker selama perjalanan, menjaga kebersihan tangan. Saat naik transportasi, sebisa mungkin kurangi aktivitas makan dan mengobrol. 

  • Selalu kenakan masker saat bepergian dan cobalah untuk tidak pergi ke tempat keramaian. Jaga jarak lebih dari 1 meter dari orang lain saat di tempat keramaian. tutupi mulut dan hidung dengan siku atau tisu saat batuk atau bersin. Teruslah menjaga kebersihan tangan. 

  • Saat makan di luar, pilihlah restoran yang bersih dan higienis. Jagalah jarak saat sedang makan.

  • Saat berada di tempat wisata, biasakan antri dengan tertib selama tur, wajib menjaga jarak antarpribadi, menjaga kebersihan, perhatikan etiket batuk dan bersin. 

  • Saat menginap, pilih hotel yang sanitasinya baik. Setelah check-in buka jendela kamar untuk sirkulasi udara yang lebih baik. 

  • Jika terjadi gejala seperti demam, batuk kering, kelelahan, dan lainnnya selama perjalanan, sebaiknya kenakan masker dan segera pergi ke klinik atau pusat medis terdekat. Segera batalkan atau tunda perjalanan sesuai diagnosa dan pengobatan. 

  • Setelah kembali dari perjalanan wisata, lanjutkan dengan pemantauan kesehatan pribadi dan karantina diri dengan baik selama 14 hari. Jika merasa tidak enak badan, konsultasikan dengan dokter dan secara aktif beri tahu tentang riwayat perjalanan Anda.

Itulah beberapa tips bepergian saat pandemi yang harus Anda lakukan sebelum dan saat perjalanan wisata. Pasalnya, dengan melakukan tips-tips di atas, Anda telah melindungi diri sendiri dan keluarga dari risiko terinfeksi virus COVID-19. 

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Studi: 15% Kematian Akibat COVID-19 Disebabkan Paparan Polusi Udara

 

logo clock 28-10-2020, 13:26
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kashgar Selesaikan Tes COVID-19 untuk Semua 4,74 Juta Penduduk

 

logo clock 28-10-2020, 11:45
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kasus COVID-19 Capai 160 di Kashgar Saat Uji Massal

 

logo clock 27-10-2020, 11:09
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Inilah Tips untuk Memastikan Anda Tetap Sehat

 

logo clock 27-10-2020, 10:55
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Heboh, PNS di Shandong Racuni Rekannya dengan “Hormon Babi”

 

logo clock 27-10-2020, 10:30
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral