Cadangan Devisa China pada September Turun Akibat Virus Corona

logo clock 2 Menit logo clock 08-10-2020, 16:27

Ilustrasi - Image from CGTN

Tiongkok, Bolong.id - Cadangan devisi Tiongkok menyusut menjadi $3,143 triliun (sekitar Rp46.302.676 triliun) pada akhir September, turun 0,7 persen dari akhir Agustus, menurut data resmi yang ditunjukkan pada Rabu. 

Permintaan dan pasokan pasar valuta asing Tingkok pada bulan September dan aliran dana lintas batas umumnya stabil, kata Wang Chunying, juru bisa Administrasi Valuta Asing Negara. Demikian dilansir dari CGTN, Rabu (7/10/2020). 

Di pasar keuangan global, indeks dolar naik sedikit dan harga aset menjadi beragam akibat wabah virus corona di luar negeri, begitu pun dengan kebijakan moneter dan fiskal negara-negara besar, kata Wang. 

Efek gabungan dari konversi nilai tukar dan perubahan harga aset mengakibatkan penurunan cadangan devisa bulan lalu. 

Terlepas dari situasi pandemi yang kompleks dan parah di luar negeri, pokok pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang stabil dan jangka panjang tidak berubah karena negara tersebut telah memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi, kata Wang. 

“Berbagai keuntungan dan kondisi ekonomi Tiongkok tidak berubah, tetap kondusif bagi stabilitas cadangan devisa secara keseluruhan.” (*) 

Penulis : Maureen
Editor : Nurul Diah

Terkait

Jumlah Produsen Perangkat Medis China Melonjak Sejak COVID-19

 

logo clock 26-10-2020, 11:03
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

7 Fakta Jack Ma yang Jarang Orang Tau

 

logo clock 25-10-2020, 15:16
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Yuan VS Renminbi: Apa Bedanya?

 

logo clock 25-10-2020, 15:06
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Dibawah Tekanan, Pendapatan Huawei Naik 9,9%

 

logo clock 24-10-2020, 13:07
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

CIIE ke-3 Munculkan Peluang Bagi Perusahaan Produk Pertanian dan Makanan Global

 

logo clock 24-10-2020, 10:33
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral