China Desak AS Hentikan Rencana Penjualan Senjata ke Taiwan

logo clock 2 Menit logo clock 14-10-2020, 11:09

Zhao Lijian - Image from teleSUR English

Beijing, Bolong.id - Tiongkok mendesak Amerika Serikat (AS) segera menghentikan rencana penjualan senjata ke Taiwan dan menghentikan kontak militer dengan pulau tersebut. 

Penjualan senjata AS ke Taiwan secara serius telah melanggar prinsip “One China” dan ketentuan dari tiga komunike gabungan Tiongkok-AS. Komunike 17 Agustus dinilai sangat mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok dan merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian pada jumpa pers harian. Demikian dilansir dari Xinhuanet, Selasa (13/10/2020). 

“Tiongkok dengan tegas menentang hal ini,” kata Zhao. 

Tiongkok mendesak AS untuk sepenuhnya mengakui sifat yang sangat merugikan dari penjualan senjata yang direncanakan, mematuhi prinsip “One China” dan tiga komunike gabungan Tiongkok-AS. 

Tiongkok akan membuat tanggapan yang diperlukan mengingat situasi yang berkembang, katanya. 

Belakangan ini AS dilaporkan akan segera merealisasikan penjualan senjata ke Taiwan dan  sedang menunggu lampu hijau dari Kongres AS. Jika hal tersebut direalisasikan, maka akan semakin memanaskan situasi di sekitar Selat Taiwan. 

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Laut China Selatan Memanas, Jepang - Vietnam Sepakati Kerjasama Militer

 

logo clock 21-10-2020, 13:04
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Pembaruan Perjanjian Uskup Cerminkan Hubungan Sehat China-Vatikan

 

logo clock 21-10-2020, 13:01
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Kemenlu Tiongkok Warning India Hati-hati tentang Masalah Taiwan

 

logo clock 21-10-2020, 12:57
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Ini Bakal Jadi Bukti Pembicaraan antara China dan India Berjalan Baik

 

logo clock 21-10-2020, 11:44
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Ini Dia Hasil Investigasi Xinjiang oleh Pakar China

 

logo clock 21-10-2020, 11:40
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Viral