Warga China Piknik atau Menikah di Libur Panjang Golden Week

logo clock 3 Menit logo clock 08-10-2020, 12:40

Ilustrasi persiapan pernikahan - Image from CGTN

Beijing, Bolong.id -  "Jika Anda kini tidak berada di pesta pernikahan, mungkin Anda sedang menuju ke sana." Pernyataan ini sering diucapkan orang selama Golden Week (libur nasional 8 hari) di Tiongkok. Sebab, selain banyak orang berwisata, juga banyak yang menikah.

Puncak musim pernikahan yang biasa dijuluki momen “emas”, berubah menjadi momen “seribu emas murni” karena pasar menjadi sangat panas tahun ini setelah banyak pasangan terpengaruh untuk melangsungkan pernikahan usai virus dan pembatasan mereda. Demikian dilansir dari CGTN, Rabu (7/10/2020). 

Xiaotian (nama samaran), seorang wedding-planner di Beijing, tidak bekerja sejak November tahun lalu hingga ia mulai kembali bekerja pada Agustus ini. Dia sekarang membawa dua baterai untuk mengisi daya ponselnya untuk memesan hal-hal yang berkaitan dengan pesta pernikahan, terutama penawaran di menit terakhir. 

Bagian tersulit dalam mengatur pernikahan saat ini adalah tempat. Banyak tempat populer telah dipesan 12 hingga 18 bulan sebelumnya. Hotel dengan halaman rumput yang luas dan restoran yang viral di internet, semuanya telah dipesan. Menurut Beijing Evening News, tempat-tempat populer di Distrik Chaoyang, Beijing sudah penuh dipesan; pembukaan pemesanan paling awal akan dibuka sebelum Juni tahun depan dan harus dipesan secepatnya agar tidak kehabisan. 

Selain bersaing memperebutkan tempat, staf yang dibutuhkan untuk pernikahan, termasuk perias pengantin, bisa menjadi tuntutan. Seorang penata rias yang biasanya bekerja sama dengan Xiaotian, memasang tarif 8.800 yuan (setara dengan Rp19 juta) per sesi. Selama masa Golden Week, dia telah mengantongi lebih dari 120.000 yuan (setara Rp259 juta) setelah bekerja pada 14 pernikahan. 

Tapi tidak semua orang mendapatkan penghasilan yang banyak. Xiaotian mengatakan meskipun industri pernikahan telah pulih, pendapatan keseluruhan untuk wedding-planner tahun ini telah dipotong setengahnya karena pandemi dan masih jauh lebih sedkit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

“Tidak mungkin menutup kerugian tahun ini,” kata Xiaotian. “Saya tahu saya akan kehilangan uang, tapi saya akan tetap melanjutkannya untuk meminimalkan kerugian saya.”

Menurut data Meituan Dianping, salah satu platform belanja

online

di Tiongkok, jumlah pemesanan perhiasan pernikahan selama

Golden Week

meningkat 137 persen dari tahun ke tahun. Sementara itu jumlah pemesanan untuk

follow-up

pernikahan,

wedding planner

, dan gaun pengantin masing-masing meningkat sebesar 51,7 persen, 43 persen, dan 42,6 persen. 

Penulis : Maureen
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

2021: Tahun Kerbau Logam, Apa yang Perlu Diperhatikan?

 

logo clock 22-10-2020, 06:18
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Museum Istana China Bawa Pengunjung Rasakan Sensasi VR

 

logo clock 21-10-2020, 15:08
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Seniman Tafsirkan Ulang 'Decameron' untuk Zaman Modern

 

logo clock 21-10-2020, 14:34
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Seniman Tafsirkan Ulang 'Decameron' untuk Zaman Modern

 

logo clock 21-10-2020, 13:45
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pegunungan Putih Abadi China Jadi Subjek Favorit Para Pelukis

 

logo clock 21-10-2020, 13:27
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Viral