Lama Baca 3 Menit

Boom Pariwisata Es : Dari Festival Es Harbin hingga Atraksi Musim Dingin

14 January 2026, 11:49 WIB

Boom Pariwisata Es : Dari Festival Es Harbin hingga Atraksi Musim Dingin-Image-1
Siswa sekolah menengah mengikuti pelajaran ski di Zhangjiakou pada 18 Desember 2025. /VCG

Bolong.id - China semakin menonjol sebagai destinasi pariwisata musim dingin terkemuka di dunia, di mana festival es dan salju serta aktivitas musim dingin menarik jutaan pengunjung domestik dan internasional setiap tahunnya. Fenomena ini mencerminkan sebuah perubahan besar dalam cara masyarakat menikmati musim dingin dari sekadar menghadapi dingin menjadi sebuah perayaan penuh kegembiraan dan pengalaman budaya.

Dilansir CGTN, Rabu (14/01/26), salah satu magnet utama pariwisata musim dingin adalah Harbin Ice and Snow World di provinsi Heilongjiang, yang dikenal sebagai salah satu taman es dan salju terbesar di dunia. Patung-patung es raksasa yang dihiasi lampu warna-warni, seluncuran es, dan berbagai atraksi lainnya menjadikan Harbin sebagai tujuan populer tidak hanya bagi wisatawan Tiongkok tetapi juga dari Rusia, Eropa, Amerika dan Asia Tenggara.

Aktivitas musim dingin di China ternyata juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. Pengunjung yang datang untuk bermain ski, seluncur es, atau sekadar menikmati pemandangan salju menciptakan permintaan tinggi akan peralatan olahraga musim dingin, akomodasi, jasa layanan, restoran, dan transportasi. 

Hal ini turut membuka kesempatan kerja dan memperkuat sektor usaha mikro hingga besar di daerah-daerah yang sebelumnya kurang dikenal.

Di kota-kota besar seperti Beijing, arena es tradisional seperti di Shichahai Ice Rink menjadi tempat berkumpulnya keluarga dan wisatawan dari berbagai negara untuk merasakan hiburan musim dingin sekaligus menyelami unsur budaya yang telah berkembang selama berabad-abad. Di provinsi lain seperti Jilin, aktivitas unik seperti memancing di atas es di danau beku menambah daya tarik budaya pariwisata musim dingin.

Menurut laporan industri, musim pariwisata es dan salju 2025-2026 diperkirakan akan mencapai ratusan juta perjalanan wisata, dengan kontribusi pendapatan yang signifikan bagi perekonomian nasional. Lonjakan minat ini menunjukkan bahwa pariwisata musim dingin telah berubah menjadi kekuatan ekonomi berkelanjutan di China.

Transformasi musim dingin di China dari tantangan cuaca menjadi destinasi global penuh hiburan dan budaya merefleksikan evolusi pariwisata yang terus berkembang, sekaligus menawarkan inspirasi bagi negara-negara lain dalam mengembangkan potensi atraksi musim dingin mereka sendiri. 

Informasi Seputar Tiongkok