Lama Baca 2 Menit

Capai Rekor Baru, Hainan Catat Lonjakan Besar dalam Perdagangan Listrik Hijau pada 2025

15 January 2026, 09:38 WIB

Capai Rekor Baru, Hainan Catat Lonjakan Besar dalam Perdagangan Listrik Hijau pada 2025-Image-1
Proyek pembangkit listrik fotovoltaik hibrida yang melibatkan perikanan dan tenaga surya di Qionghai, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, 26 April 2025. /VCG

Bolong.id - Provinsi Hainan di bagian selatan China melaporkan realisasi perdagangan listrik hijau dan sertifikat hijau sebesar 14,727 miliar kilowatt-jam pada 2025, menandai rekor baru volume transaksi energi bersih di wilayah tersebut, menurut laporan dari Pusat Bursa Listrik Provinsi. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan hanya 1,488 miliar kilowatt-jam pada 2024, meningkat hampir 8,9 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Dilansir CGTN, Kamis (15/01/26), perdagangan listrik hijau merujuk pada transaksi energi yang dihasilkan dari sumber terbarukan seperti tenaga surya dan angin, serta sertifikat hijau yang menjadi bukti konsumsi energi tersebut. Kenaikan signifikan ini mencerminkan percepatan Hainan dalam transformasi menuju pulau energi bersih serta pengembangan mekanisme pasar untuk memperluas penggunaan energi rendah karbon.

Menurut data resmi, peningkatan perdagangan listrik hijau berkontribusi pada pengurangan konsumsi batu bara setara sekitar 5,89 juta ton serta pengurangan emisi karbon dioksida sekitar 14,68 juta ton. Langkah ini sejalan dengan upaya Hainan untuk mendukung target pembangunan rendah karbon dan pengembangan ekonomi hijau di bawah kerangka Hainan Free Trade Port, yang mengintegrasikan kebijakan perdagangan bebas dengan inovasi energi terbarukan.

Sebagai wilayah yang kaya akan potensi sumber daya angin dan surya, Hainan terus memperkuat infrastrukturnya dan memodernisasi pasar energi terbarukan melalui mekanisme perdagangan listrik hijau yang lebih matang. 

Para pemangku kepentingan melihat lonjakan perdagangan energi hijau ini sebagai dorongan kuat untuk transformasi energi di tingkat nasional serta sebagai model bagi daerah lain di China yang mengembangkan ekonomi rendah karbon.

Informasi Seputar Tiongkok