Lama Baca 2 Menit

Isu Iran, China Serukan Perdamaian dan Penahanan Diri

15 January 2026, 10:47 WIB

Isu Iran, China Serukan Perdamaian dan Penahanan Diri-Image-1
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok. /Kementerian Luar Negeri Tiongkok

Bolong.id - Pemerintah China menyerukan agar semua pihak yang terlibat dalam situasi yang berkembang di Iran menahan diri dan memprioritaskan perdamaian melalui dialog, setelah seorang pejabat China melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran. 

Dilansir CGTN, Kamis (15/01/26), Pernyataan ini disampaikan oleh Menlu China Wang Yi dalam percakapan teleponnya dengan rekan dari Iran, Abbas Araghchi, pada 15 Januari 2026. Dalam percakapan tersebut, Wang menggarisbawahi pentingnya menghormati Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional sebagai dasar penyelesaian konflik.

Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, menegaskan bahwa China menolak penggunaan atau ancaman kekuatan dalam hubungan internasional serta menolak penerapan kehendak sepihak yang dapat kembali ke hukum rimba global. Ia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah dan rakyat Iran akan tetap bersatu, menghadapi tantangan yang ada, menjaga stabilitas nasional, serta melindungi hak serta kepentingan sah mereka.

Dalam pernyataannya, Wang menyampaikan harapan agar semua pihak menghargai perdamaian dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog yang konstruktif, sekaligus menyatakan kesiapan China untuk memainkan peran konstruktif dalam proses tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberikan penjelasan terkini mengenai perkembangan di negaranya, menekankan bahwa kerusuhan baru-baru ini dipicu oleh pengaruh eksternal, namun situasi saat ini telah kembali stabil. 

Araghchi juga menyatakan bahwa Iran siap merespons segala bentuk intervensi eksternal, namun tetap membuka pintu untuk dialog dan berharap China dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mempromosikan perdamaian serta stabilitas regional.(*) 

Informasi Seputar Tiongkok