Home     News     china
Lama Baca 2 Menit

Pasca Kebakaran Maut, Hong Kong Janji Reformasi Besar Keamanan Bangunan

19 January 2026, 08:22 WIB

Pasca Kebakaran Maut, Hong Kong Janji Reformasi Besar Keamanan Bangunan-Image-1

Beijing, Bolong.id - Pemerintah Hong Kong berjanji akan melakukan upaya maksimal dalam menangani dampak kebakaran maut yang melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Distrik Tai Po. Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee, menegaskan bahwa tragedi tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan reformasi menyeluruh demi memperkuat keselamatan bangunan dan sistem pengendalian kebakaran.

Dilansir dari 人民日报海外版 Jumat (16/01/26), pernyataan itu disampaikan John Lee saat menghadiri pertemuan pertama Dewan Legislatif periode kedelapan. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan lembaga antikorupsi telah menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus kelalaian yang menyebabkan kematian serta praktik korupsi terkait insiden tersebut.

Sebagai langkah cepat, Biro Pembangunan Hong Kong memerintahkan pencopotan seluruh jaring perancah pada gedung-gedung yang sedang dalam perawatan, serta melakukan peninjauan ulang terhadap sistem persetujuan dan inspeksi keselamatan. Pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan dan subsidi bagi warga yang terdampak kebakaran.

Selain itu, sebuah komite independen telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan menegakkan akuntabilitas. Laporan hasil investigasi dijadwalkan rampung dalam waktu sembilan bulan. John Lee menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi komite tersebut dan menerapkan reformasi sistematis lintas sektor.

Kebakaran tragis yang terjadi pada 26 November lalu itu menghanguskan tujuh bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Pemerintah Hong Kong berharap langkah-langkah tegas ini tidak hanya menjadi respons darurat, tetapi juga fondasi bagi lingkungan hunian yang lebih aman di masa depan. (*)

Informasi Seputar Tiongkok