
Beijing, Bolong.id - Sebuah momen langka berhasil diabadikan di langit Beijing. Pada 16 Januari 2026, sebuah foto komposit hasil tumpukan beberapa gambar (stacked composite) memperlihatkan Stasiun Luar Angkasa Tiongkok melintas tepat di depan Matahari.
Dilansir dari 新华社, siluet kecil namun tegas dari struktur buatan manusia itu tampak kontras dengan piringan Matahari yang bercahaya, menciptakan pemandangan yang memukau sekaligus sarat makna teknologi.
Fenomena ini dikenal sebagai solar transit, peristiwa yang hanya berlangsung kurang dari satu detik dan hanya dapat disaksikan dari jalur pengamatan yang sangat sempit. Untuk menangkapnya, fotografer harus melakukan perhitungan yang presisi mulai dari waktu, posisi Matahari, hingga lintasan stasiun luar angkasa. Sedikit saja meleset, momen tersebut akan terlewat begitu saja.
Stasiun Luar Angkasa Tiongkok, yang juga dikenal sebagai Tiangong (Istana Langit), merupakan simbol ambisi dan kemajuan teknologi antariksa Negeri Tirai Bambu. Sejak beroperasi penuh, stasiun ini menjadi pusat berbagai eksperimen ilmiah, pengamatan Bumi, serta penelitian biologi dan fisika dalam kondisi mikrogravitasi.
Foto ini bukan sekadar karya visual yang indah, tetapi juga pengingat betapa eratnya hubungan antara sains, teknologi, dan seni. Dari Bumi, manusia dapat menyaksikan hasil kecerdasannya sendiri melintas di depan bintang terdekat kita sebuah simbol kecil dari langkah besar eksplorasi manusia ke luar angkasa. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
