Home     News     china
Lama Baca 2 Menit

Kisah Sukses Penyelamatan Kuda Przewalski di Gansu, China Barat Laut

10 February 2026, 09:30 WIB

Kisah Sukses Penyelamatan Kuda Przewalski di Gansu, China Barat Laut-Image-1
Para staf Stasiun Konservasi Yumenguan berpose untuk foto grup setelah patroli di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Dunhuang, Provinsi Gansu, Tiongkok

Beijing, Bolong.id - Di hamparan gurun dan padang rumput barat laut Tiongkok, sekelompok penjaga alam bekerja tanpa lelah demi kelangsungan hidup salah satu spesies paling langka di dunia yaitu kuda Przewalski. Di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang, Provinsi Gansu, dedikasi mereka telah mengubah ancaman kepunahan menjadi kisah kebangkitan yang mengesankan.

Dilansir dari 新华社, Kuda Przewalski merupakan spesies yang dilindungi tingkat nasional tertinggi di Tiongkok dan tergolong terancam punah secara global. Hewan ini bahkan sempat dinyatakan punah di alam liar Tiongkok. 

Kisah Sukses Penyelamatan Kuda Przewalski di Gansu, China Barat Laut-Image-2
Kuda Przewalski

Namun pada 1985, Tiongkok memulai program reintroduksi dengan membawa kuda-kuda Przewalski dari luar negeri untuk dikembangbiakkan dan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. 

Di kawasan konservasi seluas sekitar 660.000 hektare tersebut, tim konservasi Yumenguan menjalankan tugas sepanjang tahun sebagai “penjaga” kuda Przewalski. Para staf secara rutin memantau aktivitas harian kuda-kuda ini, mulai dari pola makan, kebiasaan minum, hingga struktur populasi. 

Mereka juga berpatroli di area sekitar dan memeriksa sumber-sumber air untuk memastikan lingkungan tetap mendukung kehidupan satwa langka tersebut.

Tak hanya itu, metode pemantauan yang dilakukan terbilang sangat teliti. Para petugas bahkan memeriksa kotoran kuda untuk menilai kondisi kesehatan dan status biologis hewan-hewan tersebut. 

Pada 5 Februari 2026, staf konservasi seperti Sun Hailong dan Xiao Yonggang terlihat mencatat hasil pemeriksaan di lapangan, sebuah rutinitas yang mencerminkan keseriusan upaya konservasi. 

Kisah ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen jangka panjang, ilmu pengetahuan, dan kecintaan terhadap alam, spesies yang nyaris lenyap masih memiliki harapan untuk kembali berkembang dan hidup bebas di habitat aslinya. (*)

Informasi Seputar Tiongkok