Kuda Emas Kiri Kuda Emas Kanan
Lama Baca 2 Menit

China Pertahankan Diplomasi Seimbang Saat Hubungan dengan Israel Diuji Konflik Iran

04 March 2026, 07:22 WIB

China Pertahankan Diplomasi Seimbang Saat Hubungan dengan Israel Diuji Konflik Iran-Image-1
Paska Pemboman 

Bolong.id - China diperkirakan akan tetap mempertahankan pendekatan “diplomasi seimbang” di Timur Tengah meskipun konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran semakin memanas. Para analis menilai Beijing tidak akan secara drastis mengubah hubungan dengan Israel meski secara terbuka mengecam serangan militer terhadap Iran.

Dikutip SCMP, Rabu (04/03/26), Pemerintah China sebelumnya menyatakan bahwa serangan militer terhadap Iran harus dihentikan dan menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog dan negosiasi, bukan penggunaan kekuatan. Seruan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China dalam komunikasi diplomatik dengan pejabat Israel.

Namun, di balik kecaman tersebut, Beijing juga memiliki kepentingan strategis untuk menjaga hubungan ekonomi dan teknologi dengan Israel, terutama di bidang inovasi, perdagangan, dan investasi. Karena itu, China cenderung mengambil posisi hati-hati agar tetap dapat berhubungan dengan semua pihak di kawasan.

Di sisi lain, China merupakan importir utama minyak Iran, sehingga stabilitas di Timur Tengah sangat penting bagi keamanan energi negara tersebut. Gangguan terhadap jalur energi, terutama di kawasan Teluk Persia, dapat berdampak besar pada perekonomian China.

Para pengamat menilai strategi Beijing kemungkinan akan tetap berfokus pada peran sebagai mediator diplomatik, dengan menekankan prinsip non-intervensi dan solusi politik, sambil menjaga hubungan dengan Iran, Israel, dan negara-negara Teluk secara bersamaan.

Kesimpulannya, konflik Iran-Israel tidak diperkirakan memutus hubungan China dengan Israel, tetapi justru mendorong Beijing untuk memperkuat pendekatan diplomasi seimbang guna melindungi kepentingan geopolitik dan energi di Timur Tengah.(*) 

Infomasi Seputar Tiongkok