
Beijing, Bolong.id - Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama lebih erat dengan negara-negara ASEAN dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan regional, sekaligus memperkuat hubungan pertahanan dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.
Dilansir dari 环球网 Jumat (07/11/25), pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, Jiang Bin, pada Jumat, menanggapi hasil pertemuan Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun dengan para menteri pertahanan negara anggota ASEAN di Kuala Lumpur.
Kerja Sama Pertahanan yang Semakin Luas dan Mendalam
Menurut Jiang Bin, kerja sama antara Tiongkok dan ASEAN telah berkembang pesat, baik dari sisi cakupan maupun kedalaman.
Kolaborasi ini kini mencakup berbagai bidang penting, seperti:
1. Pertukaran tingkat tinggi antar pejabat militer,
2. Pelatihan bersama dan pendidikan personel,
3. Misi penjaga perdamaian,
4. Penanggulangan terorisme,
5. Layanan medis militer,
6. Operasi penyelamatan dan bantuan bencana.
Ia menegaskan bahwa kedekatan geografis serta kepentingan yang saling terkait menjadi dasar kuat bagi keamanan bersama dan pembangunan kawasan yang berkelanjutan.
Konsensus untuk Perdamaian dan Stabilitas Kawasan
Selama kunjungannya ke Malaysia, Menhan Dong Jun mencapai sejumlah kesepakatan penting dengan para mitra ASEAN mengenai upaya memperdalam kerja sama pertahanan dan menjaga perdamaian serta stabilitas regional.
Jiang menekankan bahwa Tiongkok sepenuhnya mendukung sentralitas ASEAN dalam arsitektur keamanan kawasan Asia-Pasifik.
“Tiongkok siap bergandengan tangan dengan negara-negara ASEAN untuk menjaga perdamaian, berdasarkan tradisi panjang hidup berdampingan secara harmonis serta prinsip dialog dan kemitraan, bukan konfrontasi atau aliansi militer,” ujarnya.
Membangun Komunitas dengan Masa Depan Bersama
Melalui upaya ini, Tiongkok berharap dapat membangun komunitas Tiongkok-ASEAN dengan masa depan bersama, di mana seluruh negara di kawasan dapat menikmati stabilitas, kemakmuran, dan saling percaya.
Langkah ini menunjukkan tekad Beijing untuk menjadi mitra strategis yang konstruktif bagi Asia Tenggara, di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks serta memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat kerja sama dan perdamaian di kawasan. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
