Lama Baca 2 Menit

China Kecam RUU Pertahanan AS yang Dinilai Memperburuk Ketegangan di Selat Taiwan

25 December 2025, 11:34 WIB

China Kecam RUU Pertahanan AS yang Dinilai Memperburuk Ketegangan di Selat Taiwan-Image-1
Ilustrasi Amerika Serikat - Chuna 

Bolong.id - China secara tegas mengkritik Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional Amerika Serikat (NDAA) terbaru dan menyatakan bahwa kebijakan tersebut secara jelas ikut campur dalam urusan internal China dan memberi sinyal yang sangat keliru kepada kelompok separatis “kemerdekaan Taiwan”. 

Dilansir Chinadaily, Kamis (25/12/25), Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan China dalam konferensi pers sebagai tanggapan terhadap NDAA untuk Anggaran 2026 yang diteken oleh Presiden AS baru-baru ini. Undang-undang tersebut mencakup sejumlah ketentuan terkait China dan mengalokasikan sekitar USD 1 miliar untuk inisiatif “Taiwan Security Cooperation Initiative”, yang bertujuan memperkuat penjualan senjata ke wilayah Taiwan.  

Juru bicara China menilai bahwa langkah AS memperluas penjualan senjata ke Taiwan tidak hanya secara nyata mengabaikan komitmen tetapi juga akan memberdayakan kekuatan separatis “kemerdekaan Taiwan” dan mendekatkan Selat Taiwan ke risiko konflik bersenjata. Dia menekankan bahwa setiap upaya menggunakan Taiwan untuk menghambat China dipastikan akan gagal, dan menegaskan perlunya pihak AS menghormati prinsip Satu China serta komitmen dalam tiga komunike bersama antara China dan AS.  

Selain itu, juru bicara Komite Urusan Luar Negeri dari Kongres Rakyat Nasional China juga menyatakan ketidakpuasan dan penolakan kuat terhadap kebijakan tersebut, menyebutnya sebagai bentuk retorika lama untuk menahan China dan menggembar-gemborkan narasi “ancaman China”, yang merusak kepentingan inti nasional China. Pihak China menyerukan agar AS melihat hubungan bilateral secara objektif dan rasional serta menghentikan upaya penjualan senjata dalam bentuk apa pun demi menjaga hubungan keseluruhan. 

Dalam konferensi pers yang sama, pejabat China bahkan mengecam pimpinan Taiwan, menuduhnya tunduk pada AS dan mengejar militerisasi secara sembrono, yang menurut China hanya akan memperburuk ketegangan di kawasan.(*) 

Informasi Seputar Tiongkok