
Beijing, Bolong.id - Wilayah Otonom Uygur Xinjiang, Tiongkok, resmi meluncurkan kebijakan baru yang ambisius untuk memperluas pendidikan sepak bola di semua jenjang sekolah. Melalui langkah ini, sepak bola akan menjadi bagian wajib dalam pelajaran pendidikan jasmani (PJ), dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Dilansir dari 天山网 Senin (22/12/25), kebijakan yang dikeluarkan bersama oleh sejumlah lembaga pemerintah tersebut menempatkan pembangunan fondasi akar rumput sebagai prioritas utama. Sekolah-sekolah yang ditetapkan sebagai football-focused schools diwajibkan mengalokasikan sedikitnya sepertiga dari total jam pelajaran PJ khusus untuk sepak bola.
Tujuannya jelas umtuk membiasakan siswa bermain sepak bola sejak dini dan menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Tak hanya berhenti di sekolah dasar dan menengah, Xinjiang juga merancang jalur pembinaan terpadu atau through-train pathway yang menghubungkan berbagai tahap pendidikan.
Jalur ini mencakup sekolah kejuruan, universitas, akademi sepak bola, hingga klub profesional, sehingga bakat-bakat muda dapat berkembang secara konsisten tanpa terputus di tengah jalan.
Xinjiang sendiri dikenal memiliki budaya sepak bola yang kuat. Hingga tahun 2024, wilayah ini telah memiliki 4.595 lapangan sepak bola salah satu yang tertinggi di Tiongkok jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk. Infrastruktur yang memadai ini menjadi modal penting untuk mendukung kebijakan baru tersebut.
Dengan kebijakan ini, Xinjiang tidak hanya ingin mengembangkan olahraga, tetapi juga menanamkan gaya hidup sehat, semangat sportivitas, dan harapan baru bagi masa depan sepak bola Tiongkok dimulai dari bangku sekolah. (*)
Informasi Seputar Tiongkok
Advertisement
