Reaksi Netizen Tiongkok soal Adaptasi Trilogi Sci-Fi Tiongkok untuk Netflix

logo clock 5 Menit logo clock 03-09-2020, 11:59

Reaksi Netizen Tiongkok terhadap Adaptasi Trilogi Sci-Fi Tiongkok - Image from GT

Shanghai, Bolong.id - Platform streaming AS Netflix pada Rabu (2/9/20) mengumumkan telah memesan serial berbahasa Inggris berdasarkan trilogi novel fiksi ilmiah (sci-fi) Tiongkok yang terkenal, The Three-Body Problem. Netizen Tiongkok menyambut gembira.

Serial terlaris itu, juga dikenal sebagai trilogi Remembrance of Earth's Past, namun lebih sering disebut sebagai The Three-Body Problem setelah buku pertama dalam seri yang ditulis oleh penulis Tiongkok Liu Cixin (刘慈欣), memenangkan Penghargaan Hugo pada 2015 untuk versi terjemahan bahasa Inggris dari buku pertama.

Industri film dan TV semakin memperhatikan karya Liu sejak kemenangan besarnya. Pada 2019, film The Wandering Earth, berdasarkan salah satu cerpennya, dijadikan film besar yang menjadi film berpenghasilan tertinggi ketiga di Tiongkok dengan CNY 4,6 miliar (USD 674 juta, atau setara dengan Rp9,9 triliun). Sementara itu, adaptasi film dan TV berbahasa Mandarin dari The Three-Body Problem juga sedang berlangsung di Tiongkok.

Si Ke, direktur proyek untuk versi film di Perusahaan Film Global SKMR Tiongkok, mengatakan kepada Global Times pada Rabu (2/9/20) bahwa ia sangat senang mendengar pengumuman Netflix dan bahwa ia memiliki harapan yang tinggi untuk itu.

"Saya berharap lebih banyak lagi karya Tiongkok berkualitas tinggi seperti The Three-Body Problem dapat diapresiasi oleh orang-orang di seluruh dunia," katanya.

Tagar "Netflix will adapt 'Three-Body Problem'" telah dilihat lebih dari 230 juta kali pada Rabu (2/9/20) di Sina Weibo, dengan lebih dari 44.000 netizen bergabung dalam diskusi tersebut.

Serial Netflix akan menampilkan pencipta Game of Thrones David Benioff dan D.B. Weiss dan penulis / produser Alexander Woo menulis (naskah) dan menjadi produser eksekutif dalam serial adaptasi The Three-Body Problem. Liu juga akan bertindak sebagai produser konsultan dalam proyek tersebut.

Beberapa netizen Tiongkok mengungkapkan ekspektasi yang tinggi untuk serial tersebut.

"Kami harus mengakui bahwa tim produksi AS beroperasi pada tingkat yang lebih tinggi saat pembuatan film fiksi ilmiah berhasil. Peralatan dan teknologinya lebih maju, jadi saya menantikan untuk menonton The Three-Body Problem versi adaptasi," salah satu komentar netizen di Sina Weibo.

Namun beberapa netizen khawatir tentang bagaimana penulis naskah Game of Thrones akan mengadaptasi fiksi tersebut.

"Setelah menonton season terakhir Game of Thrones, saya cemas dengan kemampuan penulis naskah ini. Harap hormati cerita asli di buku," tulis netizen lainnya.

Sementara penggemar mungkin khawatir, Liu sendiri mengungkapkan kepercayaannya pada tim produksi dan Netflix selama wawancara dan dalam cuitannya di Twitter.

"Merupakan kehormatan besar sebagai penulis untuk melihat perjalanan konsep sci-fi yang unik ini dan mendapatkan fandom di seluruh dunia. Saya bersemangat untuk penggemar baru dan yang sudah ada di seluruh dunia untuk menggali cerita di Netflix," cuit Liu di Twitter.

"Serial ini merupakan langkah penting dari rencana Asia Netflix. Platform tersebut telah memproduksi serial di beberapa wilayah di Asia seperti Jepang dan Korea Selatan, dan kali ini memilih 'The Three-Body Problem'," Shi Wenxue, seorang kritikus budaya dan guru di Akademi Film Beijing, mengatakan kepada Global Times pada Rabu (2/9/20).

Shi mencatat, tim produksi papan atas telah membuatnya menantikan adaptasi itu.

Shi juga mengomentari keunggulan versi film Three-Body Problem.

"Film dalam negeri memiliki keunggulan alami dalam menyampaikan pemikiran karya asli dan pemikiran orang Tiongkok. Selain itu, film itu sendiri memiliki keunggulan layar lebar dibandingkan drama TV dalam hal kualitas dan gaya produksi." (*)

Penulis : Isna Fauziah
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

Peserta Rindu Komunikasi Tatap Muka di Pameran Buku Frankfurt

 

logo clock 21-10-2020, 07:01
logo clock Baca ini dalam 5 Menit
logo share

Tentaranya Ditangkap, China Desak India untuk Segera Kembalikan Tentaranya

 

logo clock 20-10-2020, 14:43
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

China: Pencabutan Embargo Senjata PBB Terhadap Iran Cerminkan Sikap Umum Komunitas Internasional

 

logo clock 20-10-2020, 14:19
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

3 Tips Hindari Kejenuhan Saat WFH

 

logo clock 20-10-2020, 13:31
logo clock Baca ini dalam 7 Menit
logo share

Upacara Pembukaan Beasiswa Pemimpin Muda ASEAN-China, Digelar

 

logo clock 20-10-2020, 13:27
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral