Baca dalam 3 menit

Ada Konten Pornografi, Aplikasi Karaoke China Dikenakan Sanksi

SHARE ARTIKEL

WeSing - Image from Baidu

Beijing, Bolong.id - Aplikasi karaoke online milik raksasa internet Tiongkok Tencent telah dihukum karena gagal menangani konten pornografi dan vulgar di platform tersebut, terutama dalam mode remaja.

Beberapa lagu, video, dan program streaming langsung di aplikasi WeSing ditemukan memiliki sindiran dan kecabulan seksual yang jelas, dan mode remaja aplikasi juga memungkinkan akses ke konten tersebut untuk pengguna muda, ujar Kantor Nasional untuk Memerangi Pornografi dan Publikasi Ilegal pada Senin (16/11/20) dalam sebuah pernyataan.

Dalam pembicaraan peraturan dengan Tencent, otoritas lokal yang bertugas memerangi pornografi dan publikasi ilegal di Guangdong serta administrasi siber provinsi telah meminta perusahaan untuk melakukan perombakan terkait pelanggaran yang relevan pada platform tersebut, pernyataan itu menambahkan.

Selain itu, operator aplikasi, Tencent Music Entertainment yang berbasis di Shenzhen, didenda dan keuntungan ilegalnya disita oleh otoritas budaya kota.

Tencent sekarang bekerja untuk memperbaiki masalah dan menghukum personel yang bertanggung jawab, membersihkan konten yang relevan dan melarang akun pelanggar, kata pernyataan itu.

Dilansir dari Xinhua, langkah terbaru adalah bagian dari tindakan keras Tiongkok terhadap pornografi online dan publikasi ilegal, yang juga menghukum perusahaan internet yang gagal menjalankan pengawasan yang semestinya. (*)

Terkait

ces 2020

CES ASIA 2020 di Shanghai ditunda!

  • Bolong team
  • 12 Mar 2020

covid-19

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Negatif Corona, 1 Ma

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

corona

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakar

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

kesehatan

Menguji Khasiat Jamu Jokowi dan Jamu Herbal Tiongkok

  • Bolong team
  • 20 Mar 2020

berita

Krisis Kepedulian Tanggapi Corona, Anggap Remeh hing

  • Bolong team
  • 19 Mar 2020

berita

Penanganan Virus Corona Tiongkok vs Indonesia

  • Rizal Al Hidayah
  • 20 Mar 2020
Logo follow bolong