HOAKS: Jadinya Masker Tuh Efektif Atau Nggak, Sih?

logo clock 3 Menit logo clock 07-09-2020, 09:10

Pemakaian Masker Tidak Wajib Sebelum Wabah COVID-19 Merebak - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id - Unggahan yang dibagikan secara daring dan menjadi viral mengklaim bahwa masker telah diwajibkan di Tiongkok selama 18 tahun dan ini menjadi bukti bahwa masker tidak efektif dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Secara lengkap, unggahan tersebut berbunyi: “Jadi, Tiongkok telah diminta untuk memakai masker sejak sekitar tahun 1984, khususnya di depan umum. Mereka terus menerus mengenakan masker sejak awal merebaknya wabah SARS pada tahun 2002. Kalian semua berjalan dan keluar dengan taat memakainya (masker) sambil lupa bahwa orang-orang Tiongkok telah memakainya sejak jauh sebelum wabah COVID-19. Jadi jika (masker) sangat handal dan dapat menyelamatkan nyawa, bagaimana virus itu bisa menyebar luas, di negara di mana masker telah diwajibkan selama lebih dari 18 tahun?”

Dilansir dari Reuters, Minggu (6/9/2020), klaim tersebut adalah hoaks dan tidak terbukti kebenarannya. 

Pertama, masker belum diwajibkan di Tiongkok sejak 2002. Di Shanghai, misalnya, pemakaian masker baru diwajibkan pada bulan Februari 2020 untuk membantu mengekang penyebaran virus COVID-19, mengutip dari laman gov.cn, Minggu (6/9/2020). Sementara Kota Wuhan yang merupakan episentrum wabah, dilaporkan mewajibkan masker pada Januari  2020, dilansir dari China Daily, Minggu (6/9/2020).

Sementara masker dipakai oleh masyarakat umum sebelum merebaknya wabah COVID-19, penggunaannya tidak seperti yang dikatakan dalam unggahan tersebut. Kepala Biro Reuters Beijing, Ryan Woo, telah tinggal di Tiongkok selama 4 tahun. Dia mengatakan bahwa sementara beberapa orang memilih untuk memakai masker sebelum COVID-19, kebanyakan dari mereka memakainya selama musim dingin ketika flu biasa terjadi atau jika tingkat polusi tinggi.

Namun, bahkan jika masker telah diwajibkan ketika COVID-19 pertama kali mulai tersebar, menyesatkan jika mengatakan bahwa memakai masker saja akan mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Sejak Juni 2020 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pemerintah negara-negara di dunia meminta semua orang untuk memakai masker wajah berbahan kain di tempat umum.

Tetapi konsensus dari pemerintah dan badan kesehatan adalah bahwa masker bukanlah pengganti tindakan lain seperti mencuci tangan dan menjaga jarak. Sebaliknya, langkah-langkah tersebut harus digunakan secara bersamaan untuk bekerja secara efektif dalam mencegah penularan wabah COVID-19. (*)



Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Edwin Adriaansz

Terkait

Studi: 15% Kematian Akibat COVID-19 Disebabkan Paparan Polusi Udara

 

logo clock 28-10-2020, 13:26
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kashgar Selesaikan Tes COVID-19 untuk Semua 4,74 Juta Penduduk

 

logo clock 28-10-2020, 11:45
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kasus COVID-19 Capai 160 di Kashgar Saat Uji Massal

 

logo clock 27-10-2020, 11:09
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Inilah Tips untuk Memastikan Anda Tetap Sehat

 

logo clock 27-10-2020, 10:55
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Heboh, PNS di Shandong Racuni Rekannya dengan “Hormon Babi”

 

logo clock 27-10-2020, 10:30
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral