Carrie Lam: Pejabat Hong Kong Tidak Takut Sanksi dari Pusat

logo clock 3 Menit logo clock 03-10-2020, 13:14

Carrie Lam: Pejabat Hong Kong Tidak Takut Sanksi - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Hong Kong, Bolong.id - Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam (林郑月娥) mengatakan, pejabat Hong Kong tidak takut sanksi dari pemerintah pusat. Dan, pemerintah Hong Kong yakin dapat memulihkan ekonomi dan menangani ancaman pasca kerusuhan RUU anti-ekstradisi dan pandemi COVID-19.

Kamis (1/10/2020) menandai ulang tahun ke-71 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Lam membuat pernyataan itu pada upacara Hari Nasional hari Rabu (30/9/2020). Lam mengatakan, sebagai warga Hong Kong, ia bangga dengan perkembangan bangsa, mengungkapkan penghargaan atas bantuan pemerintah pusat kepada Hong Kong selama wabah, termasuk membangun fasilitas medis dan memberlakukan undang-undang keamanan nasional untuk wilayah tersebut, dilansir dari Global Times, Sabtu (3/10/2020).

Dia mencatat bahwa masyarakat yang aman diperlukan untuk memulihkan ekonomi setelah kerusuhan. Lam juga mengecam pemerintah asing berstandar ganda yang membuat tuduhan tidak masuk akal terhadap pemerintah daerah Hong Kong dan meluncurkan apa yang disebut sanksi, tetapi dia dan pejabat terkait tidak akan takut dan dengan tegas menjaga keamanan nasional.

Lam juga menekankan bahwa Wilayah Administratif Khusus Hong Kong akan lebih aktif berpartisipasi dalam Rencana Lima Tahun ke-14 Tiongkok dan meningkatkan peran kawasan sebagai pusat keuangan dan pusat penerbangan internasional.

Direktur kantor penghubung pemerintah pusat, Luo Huining (骆惠宁), juga menghadiri upacara tersebut. Dia mengatakan bahwa penduduk Hong Kong telah secara aktif mendukung pembangunan negara itu sejak reformasi dan keterbukaan. Tetapi beberapa penduduk Hong Kong dengan sengaja meremehkan kesadaran nasional dan salah menafsirkan "satu negara, dua sistem," kata Luo, mencatat bahwa meningkatkan kesadaran nasional adalah masalah yang mendesak dan utama bagi Hong Kong.

"Patriotisme adalah kewajiban, bukan pilihan," tegas Luo.

Penulis : Aisyah Hidayatullah
Editor : Djono W. Oesman

Terkait

China Amandemen UU Bendera Nasional

 

logo clock 19-10-2020, 14:38
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Kedutaan Besar China Tentang Wawancara Media India Ini

 

logo clock 19-10-2020, 14:22
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Lindungi Anak di Bawah Umur di Dunia Maya, China Revisi Undang-Undang

 

logo clock 19-10-2020, 11:59
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

China Desak Jepang Refleksikan Kesalahan Agresi di Masa Lalu

 

logo clock 19-10-2020, 11:57
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Pembukaan ASEAN-China Young Leaders Scholarship (ACYLS) 2020 Bakal Digelar Online

 

logo clock 19-10-2020, 04:31
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Viral