Baca dalam 4 menit

Warga Shanghai Bingung Pilah Sampah Daur Ulang

Waktu Publish : 02 Jul 2020, 16:25 WIB
SHARE ARTIKEL


10 Sampah yang Membingungkan untuk Didaur Ulang - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Shanghai, Bolong.id – Shanghai, kota pertama di Tiongkok yang menerapkan wajib pemilahan sampah. Tapi, masih banyak penduduk Shanghai bingung memilah-milah sampah yang akan didaur ulang.

Misalnya, sampah makanan dari cangkang udang karang, haruskah ditaruh di tempat sampah basah atau kering? Lalu apakah daun bekas bakcang harus ditaruh di tempat sampah basah? Bukankah itu bisa kering?

Dilansir Global Times, produk limbah lain yang membingungkan adalah karton susu daur ulang, kantong dan botol plastik, kulit telur ayam, bonggol jagung kosong, dan kulit biji bunga matahari.

Mengapa membingungkan?

Contoh, daun bakcang.. Sebenarnya, sampah ini termasuk kategori sampah kering, meskipun berasal dari tanaman.

Daun bakcang termasuk ke dalam kategori sampah kering karena strukturnya yang seperti serat panjang, yang sering dibandingkan dengan rambut, dan tidak mudah terurai.

Maka jika ditempatkan ke dalam sampah basah kemungkinan akan mengganggu bagian-bagian kunci dari mesin dalam proses pre-treatment.

Top 3 Sampah yang Membingungkan untuk Didaur Ulang - Image from Gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami.

Adapun sampah lain yang membingungkan adalah, kotoran hewan peliharaan, udang karang, dan pemantik rokok. Kotoran hewan peliharaan harus dimasukkan ke dalam sistem pembuangan kotoran perkotaan karena dapat menyebarkan bakteri, virus, dan parasit yang tidak sehat, namun jika tidak nyaman melakukannya, penduduk Shanghai dapat membungkusnya dan memasukkannya ke tempat sampah kering. Seluruh udang karang diklasifikasikan sebagai limbah basah, bahkan dengan cangkang, kaki, mata, dan ekornya yang mungkin terlihat terlalu sulit untuk larut. Korek api harus diletakkan di tempat sampah limbah kering, meskipun sering disebut sebagai produk berbahaya di stasiun metro dan bandara. Nah, hal-hal inilah yang membuat penduduk Shanghai masih sering bingung dalam hal memilah sampah daur ulang. Karena ada beberapa sampah yang ternyata memiliki zat yang tidak orang awam ketahui saat proses daur ulang.

Shanghai sendiri mulai menerapkan pemilahan sampah domestik wajib pada 1 Juli 2019, setelah mengadakan praktik selama satu tahun. Sampah di Shanghai diklasifikasikan sebagai sumber daya berharga, yaitu, 70 persen dari semua sampah dari pusat kota kota diangkut ke pusat pembuangan limbah dan pemanfaatan energi yang besar yang terletak di tenggara Shanghai, di mana sampah tersebut diubah menjadi lebih ramah lingkungan sumber energi.

Menurut laporan media Tiongkok, saat ini lebih dari 230 kota di Tiongkok termasuk Beijing, Hangzhou, Xiamen dan Shenzhen telah menerapkan kebijakan pemilahan sampah mereka sendiri. Di antara 46 kota besar Tiongkok yang melakukan uji coba pemilahan wajib, 30 telah mengeluarkan peraturan atau aturan pemilahan sampah. Sedangkan 16 kota lainnya termasuk Shenzhen dan Taiyuan, telah memasukkan pemilahan sampah ke dalam sistem kredit mereka.

Load more
Banner Kanan
Logo follow bolong