Lama Baca 3 Menit

10 Lukisan dari Afrika Dipajang di Tiangong

15 September 2023, 14:20 WIB

10 Lukisan dari Afrika Dipajang di Tiangong-Image-1
Astronot Tiongkok Jing Haipeng memperkenalkan lukisan pemenang penghargaan

Beijing, Bolong.id - Sepuluh lukisan dari Afrika akan dipajang di stasiun luar angkasa Tiongkok, Tiangong.

Dilansir dari 人民网 Kamis (14/09/23), sepuluh karya itu hasil seleksi melalui kompetisi bertema “Impianku”. Ada 2.000 karya dari 42 negara Afrika. Mereka sekarang dipajang di pameran seni internasional pertama di stasiun luar angkasa Tiongkok.

Pada acara penganugerahan yang digelar Rabu di Beijing, ketiga astronot yang menjalankan misi di Tiangong memperkenalkan 10 lukisan tersebut kepada penonton, termasuk pemenang dan peserta, melalui rekaman video call dari stasiun luar angkasa.

Astronot Zhu Yangzhu menunjukkan dua lukisan yang pertama, dari Nigeria, berjudul Aspirasi Bersama dan yang lainnya, dari Mesir, berjudul Tiongkok Adalah Harapan Afrika untuk Mewujudkan Impian Luar Angkasa. 

Yang terakhir, seorang astronot Afrika terlihat berjabat tangan dengan astronot Tiongkok di planet lain, dengan latar belakang Bumi, di mana Tiongkok dan benua Afrika dapat terlihat jelas.

“Lukisan Anda menunjukkan antusiasme pemuda Afrika terhadap misi luar angkasa berawak, memberi saya keyakinan akan kerja sama luar angkasa Tiongkok-Afrika di masa depan,” kata Zhu. 

“Menjelajahi alam semesta yang belum diketahui dan mengembangkan teknologi luar angkasa adalah tujuan bersama umat manusia, yang tidak lepas dari kerja sama semua negara di dunia, termasuk Afrika.”

Lukisan lain berjudul L'Unification, dari Mali, memperlihatkan potongan-potongan kain berwarna-warni yang dijahit menjadi satu, yang melambangkan perdamaian dan persatuan. Idenya adalah “untuk menghilangkan perbedaan dan perpecahan, serta membangun dunia yang damai dan indah bersama-sama”, kata Zhu.

10 Lukisan dari Afrika Dipajang di Tiangong-Image-2
Astronot Tiongkok Jing Haipeng (tengah), Zhu Yangzhu (kanan) dan Gui Haichao

Kompetisi ini diselenggarakan bersama oleh Sekretariat Komite Tindak Lanjut Tiongkok dari Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika dan Badan Antariksa Berawak Tiongkok.

Dalam upacara penganugerahan, Caren Chebet, mahasiswa tahun keempat Institut Konfusius di Universitas Nairobi, Kenya, termasuk di antara anak muda dari sembilan negara Afrika yang berkesempatan berinteraksi dengan Chen Dong, astronot Tiongkok yang telah melakukan dua misi. misi ke Tiangong di masa lalu.

Chebet mengatakan bahwa misteri alam semesta telah membuatnya terpesona sejak kecil dan dia selalu bermimpi untuk terbang ke luar angkasa. Dia mengatakan bahwa orang-orang Afrika akan segera melihat tidak hanya lukisan mereka tetapi juga diri mereka sendiri di luar angkasa dengan belajar dan bekerja sama dengan teknologi Tiongkok dalam eksplorasi luar angkasa.

Chebet mengungkapkan rasa terima kasihnya yang tulus kepada Tiongkok karena telah memberikan harapan kepada generasi muda Afrika, termasuk gadis-gadis seperti dirinya. (*)

Informasi Seputar Tiongkok