Baca dalam 3 menit

China Tuntut Tanggapan Kedutaan Besar Kanada Untuk Kasus Kemeja "Wuhan Bat"

Waktu Publish : 10 Feb 2021, 13:35 WIB
SHARE ARTIKEL

Bendera China dan Kanada - gambar diambil dari internet, segala keluhan mengenai hak cipta, dapat menghubungi kami

Beijing, Bolong.id – Pada Senin (01/02/21), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, menuntut tanggapan serius dari Kedutaan Besar Kanada di Tiongkok terkait isu kemeja "budaya berbahaya" karena menggunakan pola "Wuhan Bat".

Dilansir dari Xinhuanet, seorang manajer toko di Tiongkok yang terlibat dalam kustomisasi kemeja budaya baru-baru ini membuat laporan dengan nama asli melalui WeChat, mengatakan seorang anggota staf Kedutaan Besar Kanada di China memesan kemeja dengan pola "Wuhan Bat" pada Juli tahun lalu.

"Pihak China terkejut dengan hal ini dan telah mengajukan pernyataan serius dengan Kedutaan Besar Kanada di China, menuntut pihak Kanada segera menyelidiki masalah tersebut secara menyeluruh dan memberikan China penjelasan yang jelas," kata Wang pada konferensi pers.

Menyebut saat ini virus corona baru sebagai musuh bersama untuk semua orang, Wang mengatakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia dan komunitas internasional dengan jelas menentang praktik mengaitkan virus dengan negara atau wilayah tertentu dan menentang stigmatisasi.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Menteri Kesehatan Kanada Patty Hajdu juga telah berkali-kali membuat pernyataan serupa, tambah Wang.

Anggota diplomatik dan konsuler dari negara mana pun yang ditempatkan di luar negeri harus bertindak tegas sesuai dengan Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik, Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler, dan undang-undang serta peraturan negara tempat mereka ditempatkan.

"Sebagai diplomat Kedutaan Besar Kanada di China, personil yang terlibat telah bertindak tidak konsisten dengan statusnya dan menyimpang dari posisi konsisten pemerintah Kanada," kata Wang. (*)

Megawati Putri/Penerjemah

Esy Gracia/Penulis

Terkait

news

Luhut : Indonesia akan Dibantu oleh Tiongkok Menangani Virus...

  • Bryant
  • 18 Mar 2020

health

Tiongkok Beri Bantuan Medis, Miris, Saat Warga Jakarta Remeh...

  • Isfatu Fadhilatul
  • 19 Mar 2020

health

Penderita Ringan COVID 19 Tidak Akan Kenapa-napa

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

80% Pasien COVID-19 Belum Didiagnosis Sebelum Wuhan Lockdown...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Tidak Ada Pasien Baru COVID-19 di Guangxi, Namun Ada 34 Kasu...

  • Edwin Adriaansz
  • 21 Mar 2020

news

Beberapa Tipe Orang Yang Harus Dikarantina

  • Edwin Adriaansz
  • 22 Mar 2020
Banner Kanan
Logo follow bolong