Lama Baca 4 Menit

Rapor Ekonomi Tiongkok di Paruh Pertama Menunjukkan Pertumbuhan Luar Biasa

22 July 2021, 07:55 WIB

Rapor Ekonomi Tiongkok di Paruh Pertama Menunjukkan Pertumbuhan Luar Biasa-Image-1

Konferensi Pers SCIO pada Rabu, 15 Juli 2021 kemarin - Image from China News

Beijing, Bolong.id - Laporan Semi-Tahunan Ekonomi Tiongkok diumumkan pada Rabu (15/07/2021). Adapun laporan yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok ini masih merupakan perhitungan sementara volume ekonomi Tiongkok.

Menurut data dari Biro Statistik Nasional Tiongkok, perhitungan awal menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) pada paruh pertama tahun ini adalah 5.3 miliar yuan (1.1 triliun rupiah). Angka ini menunjukan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 12,7% sekaligus menunjukan penurunan 5,6% dari kuartal pertama.

Meskipun tingkat pertumbuhan PDB pada paruh pertama tahun ini lebih rendah dari kuartal pertama, pertumbuhan ekonomi Tiongkok masih sesuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya, yaitu tetap di dua digit. Bahkan, tingkat pertumbuhan rata-rata dua tahun pada paruh pertama tahun ini lebih cepat dari pada kuartal pertama.

Kepala Ekonom Bank Zhongyuan, Wang Jun, melihat pertumbuhan 7,9% pada kuartal kedua dan 12,7% pada paruh pertama sebagai pertumbuhan yang sangat cepat. Ia menilai kebijakan yang diadopsi sejak awal pandemi tahun lalu sangat efektif dan menstabilkan perlambatan ekonomi pada waktunya. Tindakan proaktif dari berbagai inisiatif juga semakin mempercepat pemulihan ekonomi Tiongkok. 

Dalam hal konsumsi, total penjualan retail barang-barang konsumsi pada paruh pertama 2021 adalah 211 miliar yuan (476 triliun rupiah) dengan peningkatan tahun ke tahun sebesar 23,0%, dan tingkat pertumbuhan rata-rata 4,4% dalam dua tahun. Pertumbuhan ini 0,2% lebih cepat dibanding kuartal pertama.

Dalam hal investasi, investasi aset tetap nasional pada paruh pertama 2021 adalah 255 miliar yuan (572 triliun rupiah) dengan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 12,6%, dan tingkat pertumbuhan rata-rata selama dua tahun 4,4%. Angka ini menunjukkan percepatan 1,5 poin persentase dibanding kuartal pertama.

Dalam hal ekspor, nilai total impor dan ekspor pada paruh pertama 2021 adalah 180 miliar yuan (405 triliun rupiah) atau meningkat dari tahun ke tahun sebesar 27,1%. Secara spesifik, nilai total ekspor adalah 9.8 miliar yuan (221 triliun rupiah) dengan peningkatan tahun ke tahun sebesar 28,1% serta nilai total impor adalah 8.2 miliar yuan (184 triliun rupiah) dengan peningkatan tahun ke tahun sebesar 25,9%. Perlu dicatat bahwa skala impor dan ekspor Tiongkok pada paruh pertama tahun ini mencapai level terbaik dalam periode yang sama dalam sejarah. Impor dan ekspor bulanan telah mencapai pertumbuhan tahun ke tahun yang positif selama 13 bulan berturut-turut.

Bai Ming, wakil direktur International Market Research Institute menjelaskan alasan performa luar biasa bahwa  perdagangan luar negeri Tiongkok pada paruh pertama tahun ini. Dari sisi permintaan, ekonomi Eropa, Amerika Serikat dan pasar luar negeri lainnya telah pulih sehingga permintaan pun pulih secara signifikan. Pada kuartal kedua, pandemi Vietnam dan Asia Tenggara lainnya kembali meningkat pasca munculnya varian virus baru di India. Imbasnya, banyak pesanan produksi yang dialihkan ke Tiongkok, di mana pandemi sudah terkontrol dan memiliki rantai industri lebih lengkap.

Informasi Seputar Tiongkok