Pembayaran Tunai VS Pembayaran Digital, Mana yang Lebih Baik?

logo clock 4 Menit logo clock 14-10-2020, 05:36

Ilustrasi pembayaran digital - Image from Hai Bunda

Jakarta, Bolong.id - Saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju. Bagi anak muda, pembayaran digital atau pembayaran melalui ponsel relatif lebih nyaman. Mereka tidak perlu khawatir mengenai uang kembalian ataupun kehilangan uang. Berbeda dengan orang yang tidak bisa menggunakan pembayaran digital, mereka lebih nyaman dengan pembayaran tunai. 

Menggunakan pembayaran digital atau metode cashless, Anda tidak perlu membawa banyak uang tunai saat pergi keluar, membuat Anda merasa aman dan tidak merasa takut kehilangan uang. Anda tidak perlu mencari uang lagi di tas atau dompet karena sudah tersedia di ponsel. Penggunaan pembayaran digital bahkan lebih higienis dan bersih, metode pembayaran yang sangat cocok dilakukan di era pandemi COVID-19 untuk mencegah penyebaran virus. 

Pembayaran digital membuat pembelian terasa lebih mudah dan nyaman. Belanja online atau langsung di toko, semua pembayaran dapat dilakukan hanya dengan satu sapuan jari di ponsel, pembayaran berhasil dilakukan. Dengan sebuah ponsel di tangan, Anda dapat bepergian kemana saja. Demikian dilansir dari Zhihu, Selasa (13/10/2020). 

Singkatnya, apa saja kemudahan yang bisa Anda dapatkan dari pembayaran digital dibandingkan pembayaran tunai?

  1. Pembayaran digital lebih cepat dari pembayaran tunai. Dengan kata lain, Anda dapat menghemat waktu karena tidak perlu pergi ke bank atau ATM untuk menarik uang. 

  2. Pembayaran digital lebih nyaman daripada pembayaran tunai karena tidak perlu  membawa uang kecil atau koin. 

  3. Membayar dengan uang digital lebih aman daripada uang tunai. Dengan pembayaran digital, jumlah uang yang besar tidak akan terlihat dan lebih menjamin keamanan Anda. 

  4. Membawa ponsel pada dasarnya adalah hal yang tidak akan dilupakan. Anda bisa saja lupa membawa uang tunai saat bepergian, tapi ponsel pasti selalu dibawa. 

  5. Menggunakan pembayaran digital seringkali mendapatkan keuntungan seperti diskon atau mendapat poin, yang tentunya bisa digunakan untuk berhemat. 


Namun, pembayaran digital telah mendorong level konsumsi pengguna dan konsumsi pengguna menjadi semakin tidak rasional karena kenyamanan yang ditawarkan. Konsumen menjadi konsumtif, membeli barang yang tidak dibutuhkan dan tidak bisa membendung keinginannya untuk berbelanja dengan pembayaran digital. Ketika tagihan bulanan datang, barulah konsumen sadar bahwa mereka telah menggunakan uang secara berlebihan. 

Meskipun pembayaran digital memberikan kenyamanan, tapi apakah ada kekurangannya? Ya, pembayaran digital dengan mudah mengungkap informasi pribadi pengguna seperti kartu bank atau otentikasi nama asli. Setelah Anda melalukan pembayaran berulang kali, software pembayaran akan mencatat informasi pribadi Anda. Jika platform tersebut tidak melindungi privasi pengguna dengan baik, maka informasi pribadi Anda bisa saja disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang tentunya dapat merugikan Anda. (*)

BACA JUGA

Penulis : Maureen
Editor : Nurul Diah

Terkait

China Dirikan Pusat Sertifikasi Fintech Nasional di Chongqing

 

logo clock 19-10-2020, 11:38
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Industri Es Krim China Pulih Pasca Pandemi COVID-19

 

logo clock 17-10-2020, 13:13
logo clock Baca ini dalam 4 Menit
logo share

Direktur Pelaksana IMF: Pemulihan China Bantu Pemulihan Global

 

logo clock 15-10-2020, 12:00
logo clock Baca ini dalam 2 Menit
logo share

Tesla Pangkas 4 - 8% Harga Mobil di AS dan China

 

logo clock 14-10-2020, 11:36
logo clock Baca ini dalam 3 Menit
logo share

Viral